Di perbankan Syariah, Unit Usaha Syariah (“UUS”) CIMB Niaga (“CIMB Niaga Syariah”) berhasil mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia, dengan total pembiayaan sebesar Rp59,0 triliun dan DPK sebesar Rp50,2 triliun per 31 Maret 2025. Adapun pertumbuhan pembiayaan signifikan tersebut sebagian besar dikontribusi oleh segmen ritel. CIMB Niaga Syariah tetap fokus pada peningkatan komposisi pendanaan, khususnya pendanaan murah dengan terus mengembangkan jaringan komunitas.
“Kami terus menjadikan sustainability sebagai salah satu prioritas utama kami, di mana hampir 25% dari total pembiayaan Bank (setara dengan Rp56,6 triliun) mendukung transisi yang berkeadilan, ekonomi rendah karbon, dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (“PBB”). Komitmen ini ditunjukkan melalui terpilihnya CIMB Niaga sebagai salah satu dari tujuh bank yang mewakili industri perbankan nasional dalam mendukung target net zero emission (“NZE”) Indonesia, sebagaimana ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”). Sejalan dengan komitmen ini, kami juga berpartisipasi dalam peresmian perdagangan karbon internasional di Bursa Karbon Indonesia pada Januari tahun ini,” tutur Lani.
Inovasi Digital Berkelanjutan dan Perluasan Jaringan
Inovasi dan customer centricity tetap menjadi fokus CIMB Niaga dalam pengembangan digital. Pada kuartal I 2025, 90% dari total transaksi finansial nasabah telah dilakukan melalui layanan branchless banking seperti OCTO Mobile, OCTO Clicks, Bizchannel@CIMB, Automated Teller Machines (“ATM”), dan OCTO Pay (e-money).
Selain itu, CIMB Niaga juga menghadirkan digital experience melalui model Digital Branch yang unik, yang memadukan fitur Cabang Konvensional dan Digital Lounge. Untuk mendorong adopsi digital di kantor cabang lainnya, CIMB Niaga juga memperkenalkan Digital Hub yang dilengkapi mesin Self-Service Banking dan Self-Service Tablet untuk mempercepat layanan kepada nasabah.
Adapun konsep cabang ini menawarkan pengalaman perbankan yang komprehensif dan serba digital, sembari tetap mempertahankan sentuhan layanan personal yang ramah khas CIMB Niaga. Hingga 31 Maret 2025, konsep ini telah diimplementasikan di 52 kantor cabang, terdiri dari 23 Digital Branch dan 29 Digital Hub.
Integrasi dari layanan digital di kantor cabang ini telah meningkatkan customer experience serta efisiensi layanan secara signifikan, yang diharapkan dapat memungkinkan 80% dari pembukaan tabungan, penggantian kartu dan proses pengkinian/maintenance Customer Information File (“CIF”) dapat diselesaikan dalam waktu 5 menit melalui mesin Self-Service Banking.
Dengan fokus untuk melayani permintaan dari kebutuhan yang terus meningkat terhadap layanan digital banking yang Simpler, Better dan Faster, OCTO Mobile senantiasa menyempurnakan berbagai solusi, seperti transfer BI-FAST, top-up e-Wallet (GoPay, OVO, Shopee, Flazz BCA, dan lainnya), Scan QRIS, serta pembayaran tagihan. Pada kuartal I 2025, OCTO Mobile memperkenalkan fitur penukaran Poin Xtra (poin loyalitas) untuk mileage (Garuda dan KrisFlyer), memperluas cakupan pembayaran tagihan untuk Pajak Bumi dan Bangunan (“PBB”) serta Perusahaan Daerah Air Minum (“PDAM”), serta meluncurkan layanan pembukaan dan pendaftaran rekening Haji.
#GetWealthSoon tetap menjadi andalan untuk investasi digital, untuk terus mendorong kebiasaan investasi sejak dini di kalangan nasabah muda dan generasi melek digital. Melalui OCTO Mobile dan internet banking OCTO Clicks, nasabah dapat dengan mudah mengakses beragam produk reksa dana yang sesuai dengan profil risiko mereka. Kedua kanal digital juga mendukung penawaran Surat Berharga Negara (“SBN”) Ritel (ORI027 dan ST014) pada kuartal I 2025, yang memperoleh minat tinggi di tengah kondisi market saat ini. Selain itu, nasabah juga dapat memilih obligasi pemerintah maupun korporasi di pasar sekunder sesuai profil risiko mereka melalui OCTO Mobile dan OCTO Clicks.
Nasabah juga dapat menikmati solusi valuta asing (FX) yang komprehensif, mulai dari pembukaan rekening dalam 15 mata uang (termasuk Won Korea, Yen Jepang, dan Ringgit Malaysia), mengakses kurs kompetitif selama jam perdagangan, hingga menghubungkan kartu debit dengan rekening FX untuk transaksi luar negeri yang lebih praktis.
Sebagai tambahan, di OCTO Mobile dan OCTO Clicks kini juga tersedia wealth dashboard yang komprehensif, sehingga nasabah dapat memantau portofolio dan kinerja investasi mereka dengan lebih mudah.
Sementara itu, OCTO Clicks terus melayani nasabah dan investor yang membutuhkan kemampuan transaksi yang lebih kompleks. Fitur baru yang diperkenalkan pada akhir 2024, yakni pembelian dan penjualan emas bekerja sama dengan Pegadaian, menjadi sangat populer di kalangan pengguna pada kuartal I 2025.
Mencerminkan kepercayaan dan antusiasme nasabah, volume transaksi finansial melalui OCTO (mobile dan internet banking) pada kuartal I 2025 meningkat sebesar 35% dibandingkan kuartal I 2024, dengan tetap fokus pada pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan.


