lenterakalimantan.com, TANJUNG – Penanaman padi apung yang dilakukan pada akhir bulan Januari 2025, kini sudah memasuki proses panen, di lahan rawa Desa Ampukung, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, Senin (5/5/2025).
Padi apung ini menggunakan sarana dari bahan streofom atau gabus sintesis untuk pengapungnya, sementara wadah penampung padinya menggunakan pot.
Setidaknya ada 5.700 pot yang akan di panen oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Ampukung.
BACA JUGA : PC PMII Tabalong 2024-2025 di Baiat
Panen padi apung ini dihadiri Bupati Tabalong, HM Noor Rifani, Pimpinan KPw BI Perwakilan Kalsel, Perwakilan DPTPH Kalsel, Kepala DKPPTPH Tabalong dan masyarakat sekitar.
Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani menyatakan akan melanjutkan serta mendukung dari upaya padi apung ini.
“Insyaallah kami lanjutkan di APBD perubahan, akan kami siapkan padi apung ini akan kembali terealisasi kedepan,” ujar Bupati Tabalong.
H Fani sapaan akrabnya menyebut, ke depan akan menyebar di kawasan lain seperti Kecamatan Banua Lawas.
Pada kesempatan itu, Bupati Tabalong turut mengucapkan terima kasih kepada Gapoktan Desa Ampukung yang turut mensukseskan program padi apung ini.
BACA JUGA : Mayday 2025 di Tabalong Dimeriahkan Jalan Sehat-Donor Darah
“Dengan semangat kebersamaan apa yang kita impikan bisa terwujud,” ungkapnya.
Diketahui, penanaman padi apung ini semula di bantu oleh Bank Indonesia (BI) Kalsel dengan menyerahkan 1.700 streofom sebagai alat bantu pengapungnya.
Editor : Tim Redaksi


