lenterakalimantan.com, PARINGIN – Pemkab Balangan, Kalimantan Selatan, meluncurkan inovasi Sistem Pembinaan Mental dan Fisik (Sisbinsik) sebagai upaya meningkatkan kedisiplinan, profesionalisme, serta semangat kerja anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Kepala Satpol PP Balangan, Noor Aspariah, menyatakan bahwa penerapan program ini merupakan respons atas tantangan di lapangan yang dihadapi oleh personel Satpol PP, terutama dalam menangani pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) dan menjaga ketertiban umum secara humanis.
“Sisbinsik hadir sebagai jawaban atas minimnya pelatihan yang selama ini membuat anggota kurang siap menghadapi dinamika masyarakat. Inovasi ini kami harapkan mampu memperkuat mental dan fisik anggota demi peningkatan kualitas pelayanan,” ujar Noor Aspariah, Senin (23/6/2025).
Saat ini, Satpol PP Balangan memiliki 262 personel, yang terdiri dari 222 non-ASN dan 40 ASN. Dengan komposisi tersebut, pembinaan menjadi penting agar mereka mampu menanggapi setiap persoalan keamanan dan ketertiban secara cepat dan tepat.
Inovator program Sisbinsik, Herlina Amiani, menjelaskan bahwa pelatihan difokuskan pada penguatan kapasitas sesuai tupoksi Satpol PP, dengan pendekatan yang efisien dan dapat dilaksanakan dalam satu hari. Langkah ini juga dinilai mampu menekan anggaran tanpa mengurangi efektivitas hasil.
“Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kedisiplinan dan semangat kerja, tetapi juga memberi kontribusi positif terhadap Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Balangan,” jelas Herlina.
Ia menambahkan, sejak program dijalankan, jumlah peserta pelatihan meningkat signifikan dari 90 orang di 2023 menjadi 224 orang pada 2024, yang mencerminkan keberhasilan program dalam meningkatkan kesiapan SDM Satpol PP baik secara mental maupun fisik.
Lebih lanjut, Sisbinsik juga membuka peluang kolaborasi antar-lembaga, khususnya melalui rencana Memorandum of Understanding (MoU) yang berkelanjutan dengan TNI. Langkah ini diambil untuk memperkuat sinergi dalam menjaga ketertiban umum di Balangan.
“Program ini terbukti membuat anggota lebih taat jadwal, tertib prosedur, dan tangguh menghadapi tekanan. Hasilnya, pelayanan menjadi lebih terorganisir dan penuh dedikasi,” tutup Herlina.
Dengan strategi yang terukur dan pelaksanaan yang efisien, Sisbinsik kini menjadi role model pembinaan personel Satpol PP yang humanis, tangguh, dan profesional selaras dengan semangat pelayanan publik yang prima.
Editor: Rian


