lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto menerima audiensi dan silaturahmi dengan Pengurus Daerah Perkumpulan Guru Madrasah (PD PGM) Indonesia Kabupaten Tanah Laut. Senin malam (21/7/2025).
Pertemuan berlangsung di kediaman Bupati Tanah Laut, yang dihadiri pengurus PD PGM yang mendampingi Ketua Pengurus Daerah Perkumpulan Guru Madrasah (PD PGM) Indonesia Kabupaten Tanah Laut, Muhammad Habibi.
Pada kesempatan kali ini menyerahkan SK dari pimpinan pusat kepada Bupati Rahmat Trianto yang akan menerima anugerah PGM Indonesia Award.
Muhammad Habibi kepada lenterakalimantan.com, mengatakan ,dengan audiensi ini pihaknya menyampaikan jika Rahmat Trianto diusulkan untuk dinobatkan penghargaan PGM indonesia Award. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan kontribusi Bupati dalam memajukan pendidikan madrasah di daerahnya. PGM Indonesia Award merupakan penghargaan nasional di bidang pendidikan.
“Kabupaten Tanah Laut diminta oleh pimpinan pusat PGM Indonesia untuk memilih tokoh daerah di Tanah Laut yang dinilai memiliki peran besar dan berpotensi mengembangkan dan mendukung guru madrasah, guru pondok pesantren, TPA dan guru madin,”katanya. Selasa malam (22/7/2025).
Habibi menambahkan, setelah dilakukan penjajakan di Tanah Laut dan merujuklah kepada Bupati Rahmat Trianto setelah dilakukan penilaian, Dia sangat Berperan besar untuk kemajuan guru madrasah.
Pengurus Daerah Perkumpulan Guru Madrasah (PD PGM) Indonesia Kabupaten Tanah Laut mengusulkan Rahmat Trianto ,karena dinilai layak menerima penghargaan PGM Indonesia Award. Meski baru saja menjabat Bupati, Rahmat mempunyai peran sentral mengambil kebijakan untuk mempertahankan insentif daerah untuk diberikan kepada guru madrasah.
“Bupati Rahmat mau mempertahankan insentif guru madrasah, padahal pada waktu itu regulasi baru dikeluarkan pemerintah pusat , kemudian pencairan insentif daerah mustahil dilakukan , karena efisiensi kebijakan pusat untuk memangkas anggaran daerah,”ujarnya.
Habibi, menjelaskan hampir semua daerah di Provinsi Kalimantan Selatan, akhirnya menunda pencairan insentif daerah untuk guru madrasah. Hanya Kabupaten Tanah Laut yang berani mempertahankan insentif guru madrasah. Setelah Bupati Rahmat yang secara intens berkomunikasi dengan Kementerian Dalam Negeri.
“Ini kebijakan Bupati Rahmat yang sangat luar biasa, berdampak kepada guru madrasah dan Bupati sangat layak menerima penghargaan PGM Award,”jelasnya.
Menurutnya, dalam pertemuan dengan Bupati Rahmat Trianto , yang ingin mewujudkan pendidikan berkeadilan bagi semua pihak. Baik pendidikan di bawah Dinas Pendidikan maupun pendidikan dibawah Kementerian Agama. Karena memiliki peran sentral Indeks Pembangunan Manusia ( IPM) di Tanah Laut.
Sehingga Bupati Tanah Laut berkomitmen untuk terus mensupport pendidikan madrasah dan berusaha menaikan meningkatkan insentif guru madrasah sampai ke taraf upah minimum regional (UMR) insentif guru madrasah harus layak.
“Semenatara ini masih diangka 600 ribu dan akhir bulan ini naik menjadi 800 ribu, tahun depan menjadi 1 juta dan seterusnya menaik,”tambahnya.
Rencananya, besok Bupati Rahmat Trianto akan menerima anugerah penghargaan PGM Indonesia Award. Bertempat di Auditorium Haji Muhammad Rasidi Kementerian Agama RI Jakarta diserahkan oleh Menteri Agama RI.
Editor: Dad


