lenterakalimantan.com, TANJUNG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tabalong terus berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan penerimaan pajak daerah melalui transformasi digital.
Sejak awal 2024, Bapenda resmi meluncurkan tiga inovasi unggulan berbasis teknologi, yaitu API PANDAWA, SAPA PAJAK, dan CANTIK, sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan digital dan tuntutan pelayanan yang cepat, transparan, serta inklusif.
Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita poin 4, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, serta penguatan peran masyarakat dalam berbagai sektor.
Penggunaan teknologi dalam sistem perpajakan daerah diharapkan mampu meningkatkan kapasitas SDM aparatur dan literasi digital masyarakat, terutama dalam pengelolaan kewajiban perpajakannya.
BACA JUGA : Pemkab Tabalong Akan Segera Gelar Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Pelajar
Selain itu, langkah ini juga mendukung Asta Cita poin 7 yang menekankan pentingnya reformasi birokrasi, penguatan sistem hukum, dan pemberantasan korupsi. Dengan digitalisasi layanan, sistem menjadi lebih akuntabel, minim kontak langsung, serta mampu menekan potensi penyimpangan dalam proses pelayanan publik.
Tiga Inovasi yang dimiliki Bapenda Tabalong secara rinci, ialah API PANDAWA (Aplikasi Pengelolaan Digital Pajak Saraba Kawa) memfasilitasi pelaporan dan pembayaran pajak secara daring. Aplikasi ini membuat proses administrasi perpajakan lebih efisien, mudah diakses, dan mengurangi antrean fisik di kantor layanan.
SAPA Pajak (Sarana Pendaftaran Konsultasi) adalah platform interaktif yang memungkinkan masyarakat untuk berkonsultasi langsung dengan petugas secara online atau daring.
Sementara CANTIK (Channel Pembayaran Pajak Elektronik) merupakan sistem pembayaran pajak yang terhubung dengan berbagai kanal digital, termasuk mobile banking, e-commerce, dan gerai ritel, sehingga wajib pajak dapat memenuhi kewajiban pajaknya dengan lebih fleksibel.
Disampaikan langsung Kepala Bapenda Kabupaten Tabalong, H Nanang Mulkani, inovasi ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem pelayanan yang modern, memberdayakan masyarakat, serta membentuk budaya kepatuhan pajak yang kuat.
“Kami ingin menjadikan Bapenda sebagai lembaga yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat,” ucapnya.
BACA JUGA : Wujudkan Program 1000 Sarjana, Pemkab Tabalong Jalin Kerja Sama dengan Universitas Pertamina
Nanang menegaskan, inovasi ini bukan hanya soal efisiensi, tapi juga tentang peningkatan kapasitas SDM dan reformasi tata kelola yang lebih bersih dan profesional, sesuai dengan semangat Asta Cita,” ujarnya.
“Sejak implementasinya pada awal 2024, ketiga inovasi ini telah memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan, kepatuhan wajib pajak, serta peningkatan pendapatan daerah,” ucapnya.
Nanang menegaskan, Bapenda Tabalong terus berkomitmen untuk terus mengembangkan sistem layanan digital yang inklusif, merata, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat ke depan.
Editor : RIAN


