Bupati Tala menjelaskan jika setiap desa memiliki potensi yang unik dan berbeda-beda, seperti pertanian, perkebunan, pertambangan, bahkan kerajinan atau sektor perdagangan. Kunci keberhasilan koperasi terletak pada identifikasi dan pengembangan potensi spesifik di masing-masing wilayah.
“Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kemandirian ekonomi ini yang perlu kita. Jadi yang diinginkan adalah bahwa kita di tiap-tiap desa ini memiliki hasil dan potensi-potensi di wilayah desa masing-masing,” jelas Bupati.
Tidak kalah penting, Bupati Rahmat berharap agar memilih individu (SDM) yang kompeten dan memahami seluk-beluk pengelolaan keuangan untuk mengawali koperasi. Tentunya kami mengajak pada kawan-kawan yang ada di kepala desa memilih orang-orang untuk menjadi pekerja-pekerja yang mengawali Koperasi ini nanti, itu yang benar-benar yang memahami.
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut akan menyediakan wadah bimbingan teknis dan media pelatihan, bahkan dengan melibatkan Kejaksaan untuk memastikan akuntabilitas dan menghindari penyalahgunaan keuangan.
“Minta bantuan juga nanti dari kawan-kawan dari Kejaksaan agar tidak ada lagi penyalahgunaan atau ketidaksengajaan tidak paham menggunakan uang menyebabkan risiko gitu. Jadi supaya jelas secara penggunaan,” tegas Bupati.
BACA JUGA : Pasca Banjir di Sungai Bakar, Bupati Tala Respon Cepat Akan Bangun Jembatan
Koperasi Merah Putih ini diharapkan menjadi wadah peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti wilayah Kecamatan Batu Ampar yang kaya potensi pertambangan, koperasi desa harus dapat mengoptimalkan sektor tersebut.
Demikian pula di wilayah seperti Tebing Siring, yang dominan dengan perkebunan, koperasi harus fokus pada pengembangan potensi yang ada.
Editor : Dad


