lenterakalimantan.com, SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) menanggapi usulan Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, yang meminta pengadaan helikopter sebagai solusi percepatan mobilisasi bantuan di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) setiap kali bencana melanda.
Hasanuddin sebelumnya menilai, kondisi geografis Mahulu yang didominasi perbukitan dan hutan lebat membuat jalur darat sangat terbatas. Saat musim hujan, kerusakan jalan dan cuaca ekstrem semakin memperparah akses menuju wilayah tersebut.
Dalam wawancara bersama awak media Lenterakalimantan.com, pada Senin (11/8/2025), Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menyebut pihaknya akan memprioritaskan langkah yang paling mendesak untuk masyarakat Mahulu.
“Mungkin untuk saat ini kita menyesuaikan hal-hal yang paling prioritas dulu, yang langsung bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Untuk distribusi bantuan kemarin, karena jumlahnya banyak, kita menggunakan kapal. Alhamdulillah sudah sampai di Mahulu dan diterima pemerintah kabupaten,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kaltim, Andi Muhammad Ishak, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan di Mahulu dikoordinasikan oleh badan pemerintahan terkait. Saat ini, Dinsos belum turun langsung karena kebutuhan masih dapat diatasi oleh cadangan pangan yang disalurkan Dinas Pangan.
“Bantuan yang disalurkan berupa 68 ton lebih beras, yang didistribusikan saat kondisi darurat seperti gagal panen atau kekeringan. Pengiriman dilakukan menggunakan kapal besar, kemudian dilanjutkan kapal-kapal kecil ke dua kecamatan. Selain itu, ada operasi pasar oleh Disperindag berupa minyak goreng dan gula pasir,” terangnya.
Andi berharap cuaca yang mulai membaik dapat memperlancar distribusi bantuan.
“Insya Allah bantuan sudah sampai dan dapat meringankan beban masyarakat yang kesulitan mendapatkan bahan pokok, terutama beras,” pungkasnya.
Editor : Tim Redaksi


