lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Target Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banjar Tahun Anggaran 2026 diproyeksikan turun ratusan miliar rupiah.
Penurunan ini jadi sorotan anggota DPRD dalam Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Fraksi-fraksi terhadap Raperda APBD 2026, Kamis (18/9/2025).
Fraksi NasDem jadi yang paling vokal menyoroti penurunan tersebut. Juru bicaranya, M. Norhusain, menilai pemerintah daerah harus lebih serius mencari cara meningkatkan pendapatan.
“Pendapatan APBD murni 2026 diproyeksi Rp2,2 triliun, turun Rp329 miliar atau 12,69 persen dari target 2025 yang Rp2,6 triliun,” ujarnya.
NasDem juga menyoroti anggaran belanja daerah yang ikut merosot.
“Belanja APBD murni 2026 ditarget Rp2,7 triliun, turun Rp302 miliar atau sekitar 10,08 persen dibanding 2025,” tambahnya.
Selain soal pendapatan, fraksi ini meminta Pemkab membuat Peraturan Bupati untuk mengatur mekanisme penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).
“Bantuan alsintan sebaiknya hanya untuk kelompok tani berbadan hukum, sedangkan bantuan pupuk dan bibit cukup dengan legalitas dinas terkait,” tegasnya.
Editor: Rizki


