lenterakalimantan.com, HULU SUNGAI SELATAN – Sebanyak 2.895 warga terdampak banjir di Desa Pariangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), berhasil dievakuasi dengan selamat oleh Tim SAR Gabungan. Seluruh warga kini berada di lokasi pengungsian yang telah disiapkan pemerintah setempat.
Operasi pencarian dan pertolongan dilakukan oleh Tim Rescue Unit Siaga SAR Tapin yang tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi warga menuju Posko Pengungsian di Alun-alun Kota Kandangan. Berdasarkan data sementara BPBD HSS, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa banjir tersebut.
Setelah proses evakuasi dinyatakan tuntas, Tim SAR Gabungan memastikan tidak ada warga yang tertinggal di lokasi terdampak. Saat ini, personel SAR bersiaga di Posko Hulu Sungai Selatan, Alun-alun Kandangan, untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi di lapangan.
Selama operasi berlangsung, tim menghadapi tantangan berupa arus air yang cukup deras. Meski demikian, upaya evakuasi tetap berjalan lancar. Kondisi cuaca dilaporkan berawan disertai hujan ringan di beberapa waktu.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.
“Kami bersyukur proses evakuasi warga Desa Pariangan berjalan aman dan seluruh korban dapat diselamatkan. Ini merupakan hasil sinergi yang baik antara Tim SAR Gabungan dan dukungan masyarakat setempat. Kami tetap bersiaga di posko untuk menghadapi potensi perkembangan situasi,” ujar Putu Sudayana.
Basarnas Banjarmasin juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Editor : Tim Redaksi












