lenterakalimantan.com, JAKARTA – Rasa haru dan kebanggaan terpancar di Anjungan Kalimantan Timur, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (20/10/2025).
Dalam suasana penuh sukacita, Gubernur Kalimantan Timur H. Rudy Mas’ud atau yang akrab disapa Harum, menyerahkan bonus kepada para kafilah Kaltim yang berhasil mengharumkan nama daerah dengan meraih Juara Umum Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional ke-28 Tahun 2025 di Kendari, Sulawesi Tenggara.
“Saya bangga dan bahagia sekali hari ini. Ini bukti bahwa usaha tidak pernah mengkhianati hasil,” ujar Gubernur Harum yang disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.
Dalam sambutannya, Gubernur Harum menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang turut berkontribusi atas capaian gemilang tersebut. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kaltim, para pelatih, hingga para pendamping yang dengan penuh dedikasi membimbing peserta hingga tampil terbaik di tingkat nasional.
Capaian kali ini menambah deretan prestasi Kalimantan Timur di ajang keagamaan. Sebelumnya, pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-15 Tahun 2024 di Samarinda, Kaltim juga berhasil meraih gelar juara umum.
“Luar biasa kafilah Kaltim! Prestasi ini menjadi bukti nyata semangat, kerja keras, dan kebersamaan. Mudah-mudahan capaian ini dapat terus kita pertahankan,” tutur Harum penuh semangat.
Gubernur Harum juga mengingatkan bahwa setiap keberhasilan merupakan buah dari perjuangan panjang.
“Perlu hujan deras dan badai petir untuk menghadirkan pelangi. Begitu pula dengan prestasi—semuanya membutuhkan perjuangan dan ketekunan,” ucapnya penuh makna.
Lebih lanjut, Harum menegaskan bahwa Kalimantan Timur harus terus menjaga disiplin, semangat, dan kolaborasi agar mampu mempertahankan tradisi juara umum pada ajang MTQ dan STQH di masa mendatang.
Sebagai bentuk apresiasi, Gubernur Harum memberikan bonus umrah kepada seluruh kafilah Kaltim, disertai uang pembinaan sebesar Rp100 juta untuk juara I, Rp50 juta untuk juara II, dan Rp10 juta untuk juara III.
Prestasi ini sekaligus menjadi simbol komitmen Pemprov Kaltim dalam mendukung pengembangan tilawatil Qur’an dan peningkatan kualitas sumber daya manusia berlandaskan nilai-nilai keagamaan.


