lenterakalimantan.com, JAKARTA – Tim junior bulutangkis Indonesia belum lama tadi menggelar simulasi dan pelepasan atlet di Mabes Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur. Kegiatan itu merupakan bentuk persiapan jelang Kejuaraan Bulutangkis Dunia Junior BWF atau BWF World Junior Championships 2025, di Guwahati, Assam, India, pada tanggal 6-19 Oktober mendatang.
Total ada 26 atlet, yakni 14 putra dan 12 putri, yang akan bertanding memperebutkan Piala Suhandinata.
Ketua Umum PP PBSI, Moh. Fadil Imran, meminta para atlet bertanding dengan maksimal dan fokus memberikan yang terbaik. Terutama dapat membawa pulang Piala Suhandinata yang pada tahun lalu juga berhasil dimenangkan.
“Tugas kalian bukan hanya mengejar medali, tapi juga jadi wajah optimisme bangsa Indonesia di mata dunia,” tuturnya.
Sementara itu, Kabid Pembinaan Prestasi Pelatnas PBSI, Eng Hian, mengungkapkan bahwa pertandingan akan terbagi dalam dua kategori. Yakni beregu campuran pada tanggal 6-11 Oktober 2025, dan individu pada tanggal 13-19 Oktober 2025.
“Persiapan tim sudah mulai sejak 22 September 2025 dan sudah dua kali simulasi,” jelasnya.
Eng Hian menambahkan, tahun ini ada perubahan format pertandingan. Untuk beregu campuran menggunakan format relay poin 3×45, sedangkan untuk kategori individual menggunakan format skor 15×3.
Dari sisi pemain, Kapten Tim Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah, optimis dapat mengejar target meraih gelar juara. Ubed, panggilan akrabnya, akan menjadikan pengalaman bermain di BWF Super 500 sebagai bekal menuju Kejuaraan Dunia Junior terakhirnya.
“Alhamdulillah cukup lancar dan kemarin sempat ikut turnamen Super 500 di Korea dan Hong Kong Open,” ungkap Ubed.
Editor: Rizki


