• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: 87% UMKM di Indonesia Laporkan Peningkatan Volume Perdagangan dengan Eropa
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home 87% UMKM di Indonesia Laporkan Peningkatan Volume Perdagangan dengan Eropa
BeritaEkonomiInternasional

87% UMKM di Indonesia Laporkan Peningkatan Volume Perdagangan dengan Eropa

lenterakalimantan.com
lenterakalimantan.com
Share
4 Min Read
eropa
FedEx laporkan peningkatan volume perdagangan UMKM Indonesia dengan Eropa | Foto: Istimewa
SHARE

lenterakalimantan.com – Federal Express Corporation (FedEx), salah satu perusahaan transportasi ekspres terbesar di dunia, merilis temuan survei terbaru mengenai tren perdagangan antara Asia Pasifik dan Eropa. Survei ini mencakup 13 pasar di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia.

Contents
Pasar Utama di Eropa bagi UMKM IndonesiaTransformasi Digital sebagai Penggerak UtamaMemenuhi Peningkatan Permintaan Asia-Eropa dengan Kapasitas, Keandalan, dan Teknologi Terdepan

Di antara 100 UMKM Indonesia yang disurvei, 87% melaporkan peningkatan volume perdagangan dengan Eropa. Kenaikan ini utamanya dipicu oleh permintaan konsumen yang kuat (58%), harga kompetitif (51%), serta strategi ekspor yang terarah (44%). Temuan ini menegaskan bahwa Eropa tetap menjadi pasar strategis yang menawarkan peluang pertumbuhan signifikan bagi pelaku usaha Indonesia.

Permintaan yang menguat di Eropa mendorong UMKM Indonesia untuk memperluas jangkauan mereka. Saat ini, 42% UMKM Indonesia memiliki sedikitnya seperempat basis pelanggan mereka di Eropa, sementara 88% berencana memulai atau memperluas aktivitas perdagangan di kawasan tersebut dalam satu hingga dua tahun ke depan.

Selain itu, 88% pelaku usaha menilai prospek bisnis mereka tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, atau 14% lebih tinggi daripada rata-rata regional Asia Pasifik.

“UMKM Indonesia memanfaatkan momentum pertumbuhan yang tercipta dari meningkatnya permintaan dan dinamika pasar di Eropa untuk memperkuat ekspansi global mereka,” ujar Garrick Thompson, Managing Director FedEx Indonesia, dari rilis yang diterima lenterakalimantan.com.

Meski optimisme meningkat, 98% UMKM Indonesia menyatakan terdampak oleh gangguan logistik global serta perubahan kebijakan regulasi. Tantangan utama dalam memasuki pasar Eropa mencakup prosedur bea cukai, pajak dan tarif impor, serta biaya logistik, sementara bagi UMKM yang telah beroperasi di Eropa, hambatan paling besar tetap terkait tarif impor dan biaya rantai pasok.

Pasar Utama di Eropa bagi UMKM Indonesia

Belanda, Jerman, dan Prancis muncul sebagai pasar Eropa yang paling berpengaruh bagi UMKM Indonesia. Sekitar 25% UMKM memasuki pasar Eropa melalui Belanda, mencerminkan hubungan perdagangan historis antara kedua negara. Saat ini, 68% UMKM mengekspor ke Belanda dan Jerman, serta 63% ke Prancis. Ketiga pasar ini diprediksi akan tetap menjadi tujuan ekspor utama dalam satu hingga dua tahun mendatang.

Di tingkat regional Asia Pasifik, Inggris Raya menjadi pintu masuk utama ke pasar Eropa (31%), diikuti Jerman dan Prancis (masing-masing 18%).

Faktor keberlanjutan juga turut semakin berperan dalam pengambilan keputusan bisnis: 57% responden yang berasal dari UMKM Indonesia menyatakan bahwa praktik dan standar keberlanjutan menjadi pertimbangan utama dalam memilih solusi logistik dan rantai pasok saat bertransaksi dengan mitra di Eropa.

Transformasi Digital sebagai Penggerak Utama

Berbeda dengan pasar di Asia Pasifik lainnya yang lebih menitikberatkan pada efisiensi biaya, UMKM Indonesia menempatkan transformasi digital sebagai prioritas kunci untuk meningkatkan perdagangan dengan Eropa. Hampir setengah responden (49%) menggarisbawahi pentingnya digitalisasi sebagai fondasi pertumbuhan ekspor jangka panjang yang lebih tangguh dan berbasis teknologi.

Adapun tiga fokus utama UMKM Indonesia untuk memperkuat perdagangan dengan Eropa meliputi:

  • 38% mencari solusi logistik yang lebih efisien dan hemat biaya
  • 37% memanfaatkan teknologi digital guna meningkatkan kecerdasan manajemen rantai pasok
  • 37% menekankan kebutuhan akan wawasan dan intelijen pasar untuk menavigasi kompleksitas perdagangan Eropa

Memenuhi Peningkatan Permintaan Asia-Eropa dengan Kapasitas, Keandalan, dan Teknologi Terdepan

Untuk mengakomodasi meningkatnya permintaan perdagangan antara Asia dan Eropa, FedEx menambahkan lima penerbangan mingguan yang menghubungkan Asia dan Eropa pada bulan ini. FedEx juga turut memperkuat konektivitas antara Vietnam dan Eropa, dengan mempercepat waktu pengiriman hingga satu hari lebih cepat. Secara keseluruhan, FedEx kini mengoperasikan 26 penerbangan mingguan yang menghubungkan kawasan Asia Pasifik dengan berbagai tujuan utama di Eropa, membuat pengiriman ekspres dalam waktu serendah 48 jam.

Jaringan gabungan udara dan darat FedEx merupakan salah satu yang paling cepat di Eropa. Berpusat di Paris (Prancis) dan Liège (Belgia), jaringan ini mencakup lebih dari 550 stasiun pengambilan dan pengiriman di 45 negara dan wilayah, dengan kapasitas penyortiran lebih dari dua juta paket per hari.

*Sumber rilis resmi FedEx
Editor: Rizki

Terpopuler

Jelang IKK Award 2026, Sekda Minta OPD Kaltim Berlomba Hadirkan Kebijakan Terbaik
Berita
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

Momen Spesial, Harjad Tala Ke-59 Dihadiri Wamen LH dan Pj Gubernur H Muhidin

Wakil Bupati Banjar Buka Pelatihan Aktivis Peduli HIV/AIDS 2025

Hadiri Rapat Paripurna Peringatan HUT RI Ke-80, Bupati Tala Apresiasi Produktivitas Padi Tahun Ini Capai 279.000 Ton

Sejumlah PJU Polres Kotabaru Bergeser Termasuk Wakapolres

Kurir Sabu 21 Kg Mulai Disidang

Legislator Suripno Sumas Sosialisasikan Perda Nomor 6 Tahun 2020

Wabup Kapuas Hadiri Penandatanganan PKS Jaksa Garda Desa dan Koperasi Merah Putih

Stan Disnakertranskop UKM Barito Utara Raih Juara 3 Batara Expo 2025

Sekda Tapin Buka Jalan untuk Kepemimpinan Progresif di Pelatihan Administrator

Safari Ramadan Pemkab Balangan, Hibahkan Dana Miliaran Rupiah untuk Kemakmuran Masjid-Ponpes hingga Yayasan

TAGGED:barangeropafedexINDONESIAInternasionalpenerbanganpengirimanperdaganganUMKM
Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Lonjakan Harga BBM dan Kelangkaan di Barito Utara Disorot DPRD, Tajeri Desak Pertamina Bertindak Cepat Lonjakan Harga BBM dan Kelangkaan di Barito Utara Disorot DPRD, Tajeri Desak Pertamina Bertindak Cepat
Next Article Ritual Adat Tepung Tawar Jadi Simbol Kehormatan Kaltim Sambut Rombongan Banggar DPR RI

Latest News

DPRD Kapuas Optimistis Kapolres Baru Mampu Jaga Stabilitas Daerah
Berita Juli 18, 2026
panen raya
Panen Raya di Kotim, Gubernur Dorong Sinergi Wujudkan Swasembada Pangan
Uncategorized Juli 18, 2026
DPRD Kalteng
DPRD Kalteng Turun Langsung, Junaidi Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran
KALIMANTAN TENGAH Juli 18, 2026
Habib Hamid
Komisi I DPRD Kalsel Bahas Penduduk Nonpermanen, Habib Hamid Tekankan Akurasi Data Dukcapil demi Peningkatan Pelayanan Publik
KALIMANTAN SELATAN Juli 18, 2026
plinko gamethorfortune casinothorfortunethorfortunechicken road game
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?