lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Angka stunting di Banjarmasin meningkat yang sebelumnya berada di peringkat 5 menjadi peringkat 9. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar pertemuan monitoring dan evaluasi (monev) percepatan, pencegahan, dan penurunan stunting di Aula Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan Kota Banjarmasin (BKD Diklat), Selasa (14/11/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan perangkat daerah, tenaga kesehatan, serta tim pendamping lapangan yang selama ini terlibat langsung dalam intervensi pencegahan stunting. Dalam agenda tersebut, para peserta membahas data perkembangan stunting, mengidentifikasi kecamatan dengan kasus tertinggi, serta mengulas kendala yang dihadapi di lapangan.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Setdako Banjarmasin, Machli Riyadi, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Pada pembukaan agenda monev, beliau menyoroti perubahan peringkat stunting Banjarmasin yang menurun dari posisi 5 ke posisi 9. Hal itu menurutnya menandakan ada yang harus diperbaiki dalam upaya pengentasan stunting.
“Kegiatan evaluasi ini sangat krusial, karena di forum ini para peserta harus mampu menganalisis penyebab perubahan peringkat stunting Banjarmasin dari posisi 5 ke posisi 9. Analisis mendalam terhadap faktor pemicunya perlu dilakukan,” ujarnya.
Machli juga menekankan bahwa stunting tidak hanya menjadi isu kesehatan, tetapi juga berkaitan langsung dengan kualitas generasi masa depan.
“Stunting ini sangat berkaitan dengan masa depan generasi penerus bangsa dan sangat erat kaitannya dengan visi misi Bapak Wali Kota yang ingin menciptakan generasi kuat, sehat, dan berkarakter. Tentu persoalan stunting menjadi prioritas untuk Pemerintah Kota Banjarmasin,” katanya.
“Harapannya dengan komitmen melalui rapat evaluasi, kita dapat kembali menurunkan angka stunting dan meningkatkan peringkat Banjarmasin. Paling tidak masuk 3 besar pemerintah daerah yang memiliki kemampuan secara nyata untuk menurunkan angka stunting di daerah,” tambahnya.
Melalui pertemuan monev ini, Pemerintah Kota Banjarmasin menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama antarinstansi, memperbaiki langkah-langkah penanganan, serta memastikan setiap upaya di lapangan berjalan sesuai sasaran dalam menurunkan angka stunting secara berkelanjutan.
Penulis: Ghina Nur Azizah
Editor: Rizki












