lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2AKB) Kabupaten Banjar resmi membuka sosialisasi pembentukan Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) di Grand Tan Hotel Banjarmasin, Kamis (27/11/2025).
Forum PUSPA dibentuk sebagai ruang koordinasi lintas unsur, mulai dari organisasi masyarakat, akademisi, komunitas, hingga relawan, untuk memperkuat program perlindungan dan pemberdayaan perempuan serta anak. Melalui forum ini, diharapkan berbagai inisiatif dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.
Pembentukan PUSPA mengacu pada Peraturan Menteri PPPA Nomor 13 Tahun 2021 yang menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam merumuskan program, advokasi, dan kebijakan yang berpihak pada perempuan dan anak. Regulasi tersebut menegaskan bahwa masyarakat tidak hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai pihak yang aktif menentukan arah kebijakan sesuai kebutuhan daerah.
Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas Sosial P3AP2AKB Banjar, Muhammad Pandu Aksana, menyampaikan bahwa forum ini kini memasuki tahap pembentukan dan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak.
“Forum PUSPA masih dalam proses pembentukan. Harapannya, para pengurus nantinya bisa bersinergi dan berkolaborasi sehingga fokusnya tetap pada perempuan dan anak sebagai objek utama. Bersama dinas, forum akan menjalankan berbagai upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” ujarnya.
Pandu menambahkan bahwa Forum PUSPA tingkat provinsi telah berjalan selama tiga tahun terakhir. Sementara itu, di Kabupaten Banjar, forum ditargetkan terbentuk resmi melalui surat keputusan Bupati pada awal tahun mendatang.
“Setelah terbentuk, para anggota forum akan mendapatkan pembekalan agar memahami tugas dan peran mereka dalam memperkuat perlindungan dan pemberdayaan perempuan serta anak,” jelasnya.
Kegiatan sosialisasi diisi dengan paparan serta diskusi interaktif bersama peserta dari berbagai organisasi masyarakat dan komunitas lokal. Beragam isu dibahas, mulai dari pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, pemberdayaan ekonomi perempuan, hingga peningkatan akses pendidikan dan kesehatan anak.
Sosialisasi ini diharapkan mempercepat pembentukan Forum PUSPA Kabupaten Banjar sebagai wadah koordinasi yang kuat sekaligus pondasi menuju kesejahteraan dan kesetaraan bagi perempuan dan anak.
Penulis: Ghina Nur Azzizah
Editor: Rizki


