lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mencegah banjir terus berulang. Langkah tersebut merupakan hasil kajian dan rekomendasi dari Kementerian Sosial RI yang telah diserahkan kepada pemerintah daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar Yudi Andrea, mengatakan rekomendasi tersebut mencakup penanganan bencana yang dibagi dalam tiga fase, yakni jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.
“Sejumlah rekomendasi dari Kementerian Sosial RI sudah kami terima dan dikoordinasikan ke Bappeda Kabupaten Banjar untuk dipelajari. Jika memungkinkan, akan disandingkan dengan master plan kebencanaan yang sudah ada,” ujar Yudi, Senin (5/1/20226).
Untuk jangka pendek (0–6 bulan) ke depan, penanganan difokuskan pada pengurangan jumlah korban, kekacauan, serta kerugian langsung akibat banjir. Upaya yang dilakukan antara lain penyusunan peta kerja banjir, penentuan jalur evakuasi, tindakan berbasis sistem peringatan dini atau Early Warning System hingga penetapan standar lokasi aman.
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan intervensi skala kecil yang berdampak besar seperti audit gorong-gorong dan saluran pembuangan air yang berpotensi menghambat aliran air.
Pada jangka menengah, Pemkab Banjar akan berfokus mengurangi luas dan lamanya genangan banjir melalui langkah-langkah struktural yang realistis. Di antaranya pengerukan sungai yang dangkal, penataan tebing sungai, penataan bantaran sungai berbasis manfaat hidrologi, seperti adaptasi bangunan di kawasan rawan banjir.
Penguatan kapasitas desa dan kecamatan juga menjadi perhatian, termasuk penyusunan rencana tanggap darurat serta pelaksanaan latihan kebencanaan secara berkala.
Sementara untuk jangka panjang, penanganan diarahkan pada pemulihan fungsi Daerah Aliran Sungai (DAS), reboisasi, rehabilitasi hidrologi, serta penataan ruang berbasis ekosistem.
“Kami akan konsisten. Jika suatu kawasan ditetapkan sebagai area resapan dan rawan banjir, maka pembangunan di wilayah tersebut harus dibatasi,” tegas Yudi.
Ia berharap berbagai langkah yang telah disusun dapat menjadi upaya nyata untuk mencegah bencana banjir terulang kembali di Kabupaten Banjar.
Editor: Rizki


