lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, meninjau langsung gotong royong pembersihan Sungai Lumbah di Kompleks Mandastana IV, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Banjarmasin Timur, Jumat (23/1/2026).
Gotong royong tersebut melibatkan warga setempat, RT dan RW, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) dari perangkat daerah di lingkungan Kecamatan Banjarmasin Timur. Kegiatan difokuskan pada pembersihan aliran sungai dan saluran drainase yang tersumbat sedimentasi dan sampah, yang selama ini kerap memicu genangan air hingga banjir di kawasan permukiman.
Yamin menegaskan bahwa upaya menjaga kebersihan sungai tidak dapat dilakukan pemerintah semata, melainkan membutuhkan peran aktif masyarakat. Menurutnya, keterlibatan RT sangat penting karena memahami kondisi lingkungan di wilayah masing-masing.
“Hari ini kita bersama masyarakat, RT, RW, SKPD terkait, camat dan lurah bergotong royong membersihkan Sungai Lumbah. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, perlu dukungan masyarakat, terutama RT yang mengetahui langsung kondisi di lapangan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti keberadaan bangunan yang berdiri di atas sungai dan dinilai menghambat aliran air. Yamin menyampaikan bahwa pemerintah telah melakukan sosialisasi dan ke depan akan melakukan penertiban sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
“Bangunan di atas sungai memang memberikan kenyamanan bagi pemiliknya, tetapi berdampak luas bagi masyarakat karena menyebabkan genangan. Ini sudah disosialisasikan dan nantinya akan ditertibkan oleh dinas terkait bersama Satpol PP,” katanya.
Yamin menambahkan, penanganan banjir tidak hanya berfokus pada sungai, tetapi juga saluran drainase yang banyak tertutup endapan. Dari hasil peninjauan, ia menilai drainase di kawasan tersebut memang membutuhkan pembersihan segera.
Ia pun mengapresiasi partisipasi masyarakat Komplek Mandastana, khususnya RT 32, yang aktif bergotong royong membantu pemerintah menjaga kebersihan sungai sebagai sumber kehidupan masyarakat.
Aliran Air Terhambat di Kompleks Mandastana
Ketua RT 32 Kompleks Mandastana, Said Shaleh, mengungkapkan bahwa di wilayahnya terdapat dua titik gorong-gorong yang tersumbat dan menjadi penyebab utama terhambatnya aliran air.
Ia berharap Pemerintah Kota Banjarmasin segera melakukan pembongkaran serta pembangunan gorong-gorong baru agar aliran air kembali lancar. Menurutnya, genangan air hampir setiap tahun terjadi dengan ketinggian mencapai 60 hingga 70 sentimeter dan merendam rumah warga.
“Kondisi terparah terjadi pada tahun 2021. Meski kejadian terakhir tidak separah sebelumnya, warga berharap ada solusi permanen agar banjir tidak terulang,” ujarnya.
Said juga mengapresiasi respons cepat pemerintah yang telah berkoordinasi hingga tingkat lurah, camat, dan wali kota, sehingga kegiatan gotong royong pembersihan Sungai Lumbah dapat terlaksana.
“Alhamdulillah hari ini gotong royong bisa langsung ditindaklanjuti. Mudah-mudahan ke depan tidak terjadi lagi dan warga bisa hidup lebih nyaman,” pungkasnya.
Editor: Rizki












