lenterakalimantan.com, BALANGAN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Balangan kembali melaksanakan pasar murah di Desa Sikontan, Kecamatan Awayan, Selasa (20/1/2026), sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi dan perlindungan daya beli masyarakat.
Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) Balangan Coal, yakni PT Semesta Centra Mas dan PT Laskar Semesta Alam. Sejumlah distributor dan pelaku usaha turut ambil bagian, di antaranya Bulog, Indofood, Finna, Zedot, MamaSuka, Mie Sedaap, serta Toko Mama Hifni.
Analis Perdagangan Kabupaten Balangan, Asbit, mengatakan pasar murah menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok di tengah dinamika pasar.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Harapannya, program ini dapat membantu warga sekaligus menjaga stabilitas harga di daerah,” ujarnya.
Warga Desa Sikontan menyambut positif pelaksanaan pasar murah tersebut. Salah satunya, Normayanti, mengaku terbantu karena dapat membeli kebutuhan dapur dengan harga lebih terjangkau.
“Kegiatan ini sangat membantu. Hari ini saya membeli gula dan telur. Harganya lebih murah dari biasanya,” katanya.
Disperindag Balangan berharap sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan pelaku usaha dapat terus terjalin agar pelaksanaan pasar murah berjalan berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.Disperindag Balangan Gandeng CSR dan Distributor Gelar Pasar Murah di Sikontan
BALANGAN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Balangan kembali melaksanakan pasar murah di Desa Sikontan, Kecamatan Awayan, Selasa (20/1/2026), sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi dan perlindungan daya beli masyarakat.
Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) Balangan Coal, yakni PT Semesta Centra Mas dan PT Laskar Semesta Alam. Sejumlah distributor dan pelaku usaha turut ambil bagian, di antaranya Bulog, Indofood, Finna, Zedot, MamaSuka, Mie Sedaap, serta Toko Mama Hifni.
Analis Perdagangan Kabupaten Balangan, Asbit, mengatakan pasar murah menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok di tengah dinamika pasar.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Harapannya, program ini dapat membantu warga sekaligus menjaga stabilitas harga di daerah,” ujarnya.
Warga Desa Sikontan menyambut positif pelaksanaan pasar murah tersebut. Salah satunya, Normayanti, mengaku terbantu karena dapat membeli kebutuhan dapur dengan harga lebih terjangkau.
“Kegiatan ini sangat membantu. Hari ini saya membeli gula dan telur. Harganya lebih murah dari biasanya,” katanya.
Disperindag Balangan berharap sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan pelaku usaha dapat terus terjalin agar pelaksanaan pasar murah berjalan berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Editor : Tim Redaksi


