lenterakalimantan.com, MARATUA -Gubernur Kalimantan Timur Dr. H. Rudy Mas’ud (Harum) menegaskan pentingnya penataan kawasan pantai Kampung Payung-Payung saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Maratua, Kabupaten Berau.
Kunjungan tersebut merupakan rangkaian agenda setelah peresmian rute penerbangan Berau–Maratua oleh maskapai Wings Air dan peninjauan pembangunan SMA Negeri 9 Maratua pada Jumat (16/1/2026). Pada Sabtu (17/1/2026), Gubernur Harum secara khusus menerima audiensi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Batu Payung sekaligus meninjau langsung sejumlah lokasi wisata di Kampung Payung-Payung.
Didampingi Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Perhubungan, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Gubernur Harum bersama Tim Percepatan Pengembangan Wisata Maratua mengunjungi dua titik utama, yakni Goa Halo Tabung dan kawasan pantai Kampung Payung-Payung.
Pada peninjauan di kawasan pantai, Gubernur Harum menyoroti adanya abrasi serta keberadaan bangunan rumah penduduk yang dinilai mengurangi fungsi pantai sebagai daya tarik wisata.
“Rumah penduduk ini kita relokasi. Turap atau tanggul ini dibongkar saja supaya pantainya lebih luas, sehingga wisatawan bisa menikmati pantai yang bersih dengan pasir putih. Karena itulah keunggulan wisata Maratua,” ujar Harum.
Menurutnya, relokasi tersebut dapat dilakukan dengan pendekatan yang baik dan melalui dialog bersama masyarakat. Penataan kawasan pantai diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan yang berdampak langsung pada perekonomian warga setempat.
“Apalagi Kampung Payung-Payung ini merupakan pintu masuk utama wisatawan yang datang ke Maratua lewat jalur udara karena bandara ada di sini. Mari kita tata kembali kawasan pantai ini. UMKM nantinya bisa ditempatkan di seberang jalan agar ekonomi masyarakat ikut tumbuh,” pungkasnya.












