lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar rapat perdana persiapan pelaksanaan Haul ke-6 Abah Guru Zuhdi di Aula Kayuh Baimbai, Jumat (9/1/2026).
Rapat ini menjadi langkah awal koordinasi antara pemerintah daerah dan panitia guna menyamakan persepsi dan sinkronisasi. Terutama terkait kebutuhan panitia dengan dukungan yang akan diberikan pemerintah dalam menyukseskan pelaksanaan haul.
Ketua Panitia Haul ke-6 Abah Guru Zuhdi, Muhammad Nida Udin, menyampaikan bahwa hingga saat ini progres persiapan telah mencapai sekitar 60 persen. Pelaksanaan haul direncanakan pada 14 Februari 2026 atau bertepatan dengan 26–27 Syaban 1447 Hijriah.
“Masalah kesiapan, parkir, keamanan lalu lintas, penerangan, konsumsi, dan lainnya Alhamdulillah sudah kami siapkan,” ujar Udin.
Ia menjelaskan, pada pelaksanaan haul tahun sebelumnya jemaah yang hadir diperkirakan lebih dari satu juta orang. Tahun ini, angka tersebut diprediksi meningkat.
Untuk menunjang kelancaran kegiatan, panitia menyiapkan sembilan posko di zona darat serta satu posko di zona air.
Dalam pelaksanaan haul, jemaah juga diminta mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah dan aparat terkait.
“Kalau bisa datang barasih, bulik barasih (datang bersih, pulang bersih, red.),” ucapnya.
Komitmen Pemko Banjarmasin Guna Kelancaran Haul Abah Guru Zuhdi
Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, menegaskan Pemerintah Kota Banjarmasin berkomitmen dalam memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Haul Abah Guru Zuhdi, sesuai dengan arahan Wali Kota Banjarmasin, H.M. Yamin HR.
“Sesuai dengan komitmen dan apa yang disampaikan Bapak Wali Kota, Pemerintah Kota Banjarmasin mengurus sepenuhnya dan memberikan dukungan sepenuhnya terhadap kegiatan ini,” kata Ikhsan.
Dukungan tersebut meliputi penyediaan fasilitas kesehatan, pengamanan, pengaturan lalu lintas melalui Dinas Perhubungan dan Satpol PP, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya guna memastikan pelaksanaan haul berjalan aman dan tertib.
“Di rapat pertama ini, kami mengidentifikasi apa saja yang dibutuhkan panitia agar bisa disinkronkan. Selanjutnya, pada rapat berikutnya akan dibahas terkait pemenuhan kebutuhan tersebut,” ujarnya.
Editor: Rizki


