lenterakalimantan.com, TANAH BUMBU – Dalam upaya memperkuat sinergi pembinaan keagamaan bagi warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin melaksanakan kunjungan silaturahmi dan koordinasi ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tanah Bumbu, Rabu (28/1/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut Nota Kesepahaman antara Kementerian Agama dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor 7 Tahun 2025 dan Nomor MIP-HK.01.05-17 Tahun 2025 tentang sinergi pelaksanaan tugas dan fungsi di bidangm agama, imigrasi, dan pemasyarakatan.
Selain itu, kegiatan ini juga berlandaskan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, Peraturan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor 8 Tahun 2025, serta Peraturan Menteri Agama Nomor 40 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Kerja Sama pada Kementerian Agama. Seluruh regulasi tersebut menitikberatkan pada peningkatan kualitas pembinaan, pembimbingan, serta pelayanan yang humanis dan inklusif di lingkungan pemasyarakatan.
Bertempat di Kantor Kemenag Kabupaten Tanah Bumbu, rombongan Lapas Batulicin yang diwakili oleh Kepala Subseksi Pembinaan bersama satu orang staf disambut langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tanah Bumbu, H. Khairun Noor.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang akan menjadi dasar pelaksanaan pembinaan keagamaan serta peningkatan kualitas spiritual warga binaan di Lapas Batulicin.
Selain PKS, pembahasan juga mencakup pengembangan program pembinaan keagamaan yang berkesinambungan melalui bimbingan dan pendampingan dari para penyuluh agama Kemenag Kabupaten Tanah Bumbu.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkaya program pembinaan yang telah berjalan di Lapas Batulicin, khususnya dalam pembentukan karakter dan moral warga binaan agar lebih siap kembali ke tengah masyarakat setelah menjalani masa pidana.
Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Batulicin, Harry Indrawan, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian yang lebih terarah dan berdampak positif.
“Melalui dukungan dan sinergi dari Kemenag, kami ingin memperkuat aspek spiritual sebagai fondasi penting dalam proses pembinaan warga binaan,” ujarnya.
Sementara itu, Plh Kepala Kemenag Kabupaten Tanah Bumbu, H. Khairun Noor, menyambut baik inisiatif yang dilakukan Lapas Batulicin.
“Kemenag siap berkolaborasi dalam mewujudkan pembinaan rohani di lapas. Pembinaan keagamaan merupakan fondasi penting dalam proses perubahan dan reintegrasi sosial warga binaan,” tuturnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Lapas Batulicin, Arifin Akhmad, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan dari Kemenag Kabupaten Tanah Bumbu.
“Semoga sinergi ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pembinaan kepribadian berbasis spiritual di Lapas Batulicin,” ucapnya.
Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat untuk segera menyusun perjanjian kerja sama yang mengatur ruang lingkup serta mekanisme pembinaan. Selain itu, kegiatan penyuluhan, ceramah keagamaan, dan pembinaan moral akan dijadwalkan secara rutin dengan melibatkan penyuluh agama dari Kemenag Kabupaten Tanah Bumbu.
Pertemuan ini diharapkan menjadi landasan penguatan kerja sama antara Lapas Batulicin dan Kemenag Kabupaten Tanah Bumbu dalam menghadirkan pembinaan warga binaan yang lebih humanis, religius, dan berorientasi pada perubahan positif serta reintegrasi sosial yang berkelanjutan.
Editor: Muhammad Tamyiz












