lenterakalimantan.com, BUNTOK – Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri bersama Wakil Bupati Khristianto Yudha menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Barito Selatan Tahun 2027 tingkat Kecamatan Dusun Selatan, Jumat (6/2/2026), di Aula Kantor Kecamatan Dusun Selatan.
Kegiatan Musrenbang dirangkai dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) serta peresmian Aula Kantor Kecamatan Dusun Selatan. Peresmian tersebut diharapkan dapat menunjang penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan musyawarah, serta berbagai kegiatan kemasyarakatan guna meningkatkan koordinasi dan pelayanan publik.
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Dusun Selatan Achmad Mutahir menyampaikan apresiasi atas pembangunan dan peresmian aula kantor kecamatan tersebut. Ia berharap fasilitas itu dapat dimanfaatkan secara optimal, termasuk untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penyewaan aula.
“Semoga aula ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, termasuk kegiatan perangkat daerah yang melibatkan masyarakat,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Bupati Eddy Raya Samsuri menegaskan bahwa Musrenbang kecamatan merupakan tahapan strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Forum ini menjadi wadah menyerap aspirasi dari desa dan kelurahan agar arah pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.
Ia menyampaikan, tahun 2027 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD Kabupaten Barito Selatan 2025–2029 dengan tema pembangunan pondasi hilirisasi berbasis sumber daya lokal untuk ketahanan pangan dan energi berkelanjutan.
“Tema ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan hilirisasi sumber daya lokal, pemberdayaan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, serta pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan,” jelasnya.
Bupati juga mengakui bahwa kebutuhan pembangunan di sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan sosial dihadapkan pada keterbatasan kapasitas anggaran, seiring menurunnya Dana Bagi Hasil dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).
Namun demikian, Pemkab Barito Selatan terus berupaya mengoptimalkan PAD serta menjajaki sumber pendanaan alternatif yang sah, termasuk melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2015.
“Dalam kondisi keterbatasan anggaran, kebijakan penganggaran akan berpedoman pada prinsip money follows program, yakni memprioritaskan program yang benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap Musrenbang tingkat kecamatan ini dapat menghasilkan prioritas pembangunan yang terukur, realistis, dan selaras dengan visi pembangunan daerah, demi terwujudnya Barito Selatan yang sejahtera, berdaya saing, serta menjadi penyangga pangan dan energi Ibu Kota Nusantara.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Barito Selatan, Pj Sekda, para asisten dan staf ahli, kepala perangkat daerah, perwakilan BPS, BPN, PDAM Tirta Barito Buntok, camat dan unsur Muspika, lurah dan kepala desa se-Kecamatan Dusun Selatan, tokoh masyarakat, serta delegasi peserta Musrenbang.
Editor : Tim Redaksi


