lenterakalimantan.com, BALIKPAPAN – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi fondasi utama dalam mempercepat pembangunan daerah maupun nasional, khususnya di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Penegasan tersebut disampaikan Gubernur yang akrab disapa Harum saat menghadiri sekaligus menjadi narasumber pada Rapat Pimpinan (Rapim) Kepolisian Republik Indonesia Tahun 2026 di Ruang Mahakam Polda Kalimantan Timur, Balikpapan, Rabu (18/2/2026).
Mengawali pemaparannya, Harum menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi jajaran Polda Kaltim dalam menjaga situasi keamanan daerah tetap kondusif. Menurutnya, kinerja aparat kepolisian berperan besar dalam menciptakan iklim pembangunan yang aman dan berkelanjutan.
“Luar biasa kinerja Polda Kaltim. Kami bangga atas upaya menjaga stabilitas keamanan daerah. Semoga kondisi kondusif ini terus terpelihara,” ujar Harum saat menyampaikan materi bertema Sinergitas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam Mendukung dan Menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2026.
Ia menambahkan, Kalimantan Timur memiliki posisi strategis tidak hanya sebagai pintu gerbang ekonomi regional Kalimantan, tetapi juga sebagai daerah penyangga utama Ibu Kota Nusantara. Karena itu, stabilitas Kamtibmas menjadi prasyarat mutlak untuk mendukung akselerasi pembangunan dan investasi.
Sejalan dengan arahan Prabowo Subianto, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen dalam beberapa tahun ke depan.
“Kaltim siap menjadi bagian integral dalam mewujudkan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen sebagai pijakan menuju Indonesia maju,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolda Kaltim Endar Priantoro menjelaskan bahwa Rapim Polda Kaltim digelar sebagai tindak lanjut hasil Rapim Polri tingkat pusat, agar kebijakan strategis pimpinan Polri dapat diimplementasikan secara utuh hingga ke satuan wilayah terkecil.
“Rapim ini menjadi jembatan strategis dari kebijakan pusat ke kewilayahan, sekaligus momentum menerjemahkan arah kebijakan menjadi langkah konkret di lapangan,” jelas Kapolda.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada kemampuan jajaran Polda hingga Polsek dalam mengimplementasikan strategi dan kebijakan pimpinan Polri dalam tugas sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda turut menyampaikan apresiasi atas sinergi dan dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, TNI, serta unsur penegak hukum lainnya.
Rapim Polda Kaltim diikuti seluruh Kapolres dan Kapolresta se-Kalimantan Timur, baik secara langsung maupun daring, dengan mengusung tema Polri Presisi Siap Mengamankan, Mendukung dan Menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah 2026.
Turut hadir Pangdam VI Mulawarman Krido Pramono, Wakapolda Kaltim Adrianto Jossy Kusumo, jajaran Kejaksaan Tinggi Kaltim, Kepala Bappeda Kaltim Muhaimin, Kepala Badan Kesbangpol Kaltim Sufian Agus, serta pejabat utama Polda Kaltim.


