lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar menggelar Rapat Evaluasi Pengendalian Inflasi Daerah Triwulan I Tahun 2026 di Aula Barakat Martapura, Selasa (31/3/2026).
Rapat ini difokuskan untuk meninjau pelaksanaan program pengendalian inflasi selama triwulan pertama, sekaligus mengidentifikasi perkembangan harga bahan pokok di lapangan.
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Banjar, Rachmad Ferdiansyah, menyampaikan bahwa secara umum harga kebutuhan pokok di Kabupaten Banjar masih relatif stabil, meski terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan.
“Untuk harga saat ini masih stabil, namun ada beberapa yang mengalami kenaikan. Dalam beberapa minggu terakhir, harga bawang terpantau naik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, meskipun sebagian besar komoditas masih terkendali, pemantauan tetap dilakukan secara intensif guna mengantisipasi potensi lonjakan harga sewaktu-waktu.
Menurutnya, koordinasi antarinstansi menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga, termasuk dalam memastikan kelancaran distribusi serta ketersediaan barang di pasaran.
Selain membahas kondisi harga, rapat ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap langkah-langkah pengendalian inflasi yang telah dijalankan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Banjar selama tiga bulan terakhir.
Kegiatan tersebut turut dirangkai dengan sosialisasi Sensus Perekonomian oleh Badan Pusat Statistik (BPS), yang diharapkan mendapat dukungan dari seluruh perangkat daerah.
Melalui rapat evaluasi ini, pengendalian inflasi di Kabupaten Banjar diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan responsif terhadap dinamika harga di masyarakat.
Editor: Muhammad Tamyiz


