lenterakalimantan.com, BANJARBARU – Poros Pelajar Kalimantan Selatan menjalin sinergi dengan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan melalui audiensi yang digelar di Markas Polda Kalsel, Jumat (6/3/2026).
Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Direktur Intelijen Keamanan Polda Kalsel, Kombes Pol Priyanto Priyo Hutomo, S.I.K., M.H., bersama jajaran terkait.
Ketua PW IPNU Kalsel, Ahmad Syarief Hidayat, menjelaskan bahwa diskusi dalam audiensi tersebut membahas sejumlah isu yang saat ini dihadapi pelajar, baik di Kalimantan Selatan maupun secara nasional.
Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain pencegahan penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying) di lingkungan sekolah, penyebaran hoaks yang dapat menimbulkan keresahan, serta upaya perlindungan pelajar dari berbagai bentuk kejahatan.
Selain itu, pertemuan juga membahas dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta langkah-langkah konkret untuk memperkuat sinergi antara Poros Pelajar Kalsel dan Polda Kalsel dalam memberikan perlindungan serta pembinaan kepada pelajar di daerah.
Direktur Intelijen Keamanan Polda Kalsel, Kombes Pol Priyanto Priyo Hutomo, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai kolaborasi antara kepolisian dan organisasi pelajar sangat penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.
Menurutnya, pelajar memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam membangun masyarakat yang lebih baik serta memiliki kesadaran hukum.
Poros Pelajar Kalsel sendiri merupakan gabungan sejumlah organisasi pelajar di Kalimantan Selatan, yakni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), serta Pelajar Islam Indonesia (PII).
Organisasi-organisasi tersebut memiliki jaringan hingga ke tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas yang tersebar di 11 kabupaten dan dua kota di Kalimantan Selatan.
Editor: Muhammad Tamyiz


