lenterakalimantan.com, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menyalurkan bantuan seragam sekolah kepada lebih dari 60 ribu siswa SMA, SMK, dan SKH yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari pedalaman hingga perkotaan di Bumi Tambun Bungai.
Bantuan tersebut diprioritaskan bagi peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu sebagai bagian dari Program Strategis Sektor Pendidikan Kalimantan Tengah Tahun 2026.
Adapun perlengkapan sekolah yang diberikan tergolong lengkap, mulai dari seragam putih abu-abu, seragam Pramuka lengkap, seragam olahraga, hingga seragam batik khas Huma Betang. Selain itu, para siswa juga menerima sepatu, topi, dasi, serta ikat pinggang sekolah.
Program ini diluncurkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (5/3/2026).
Dalam kesempatan yang sama, turut diresmikan sejumlah program pendidikan lainnya, di antaranya Program D-1 Vokasi Pertanian Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), pendidikan dokter spesialis kandungan di Universitas Palangka Raya, serta penandatanganan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Tengah.
Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa peluncuran berbagai program tersebut merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh putra-putri Kalimantan Tengah.
“Ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi langkah dan komitmen nyata kita untuk memastikan setiap putra-putri Kalteng bisa mendapatkan haknya mengenyam pendidikan yang layak dan berkualitas,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan daerah harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat agar tidak ada lagi warga yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan maupun layanan kesehatan yang layak.
“Kami tidak ingin melihat ada putra-putri Kalimantan Tengah yang tidak bisa sekolah, tidak bisa kuliah, tidak bisa berobat, bahkan tidak bisa makan. Oleh karena itu, pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas utama pembangunan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk keseriusan Gubernur Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
“Program ini merupakan bentuk keseriusan Gubernur Kalimantan Tengah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi unggul di masa depan,” kata Reza.
Ia menjelaskan, bantuan pendidikan tersebut difokuskan bagi siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap memiliki kesempatan menempuh pendidikan secara layak.
Reza berharap program tersebut dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran sehingga mampu membantu para pelajar yang membutuhkan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah.
“Harapannya program ini benar-benar tepat sasaran bagi siswa-siswi yang membutuhkan sehingga pendidikan di Kalimantan Tengah semakin unggul menuju Kalteng Makin Berkah, Maju dan Sejahtera serta mendukung Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Pemprov Kalteng dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah guna memutus mata rantai kemiskinan dan ketertinggalan.
Editor: Muhammad Tamyiz


