lenterakalimantan.com, PARINGIN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Balangan menggelar pengukuran dan publikasi data stunting sebagai aksi ketujuh dalam rangkaian upaya pencegahan stunting di tingkat kabupaten yang berlangsung di Aula Benteng Tundakan, Paringin Selatan, Kamis (7/11/2024).
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mitra perusahaan, serta anggota TNI-Polri.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Balangan, Ahmad Sauki, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menurunkan angka stunting.
“Komitmen pemerintah daerah sangat kuat, namun kesadaran individu dan keluarga juga sangat penting dalam mencapai gaya hidup sehat,” ujarnya.
Sementara itu, Konsultan Dinkes Balangan, Hendra Saputra, mengungkapkan bahwa berdasarkan data terbaru dari Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM), hanya 10-15 persen balita di Balangan yang tercatat status gizinya, hingga Oktober 2024.
“Hal semacam ini menunjukkan perlunya perbaikan pengumpulan data untuk memantau perkembangan stunting secara lebih akurat dan menyeluruh,” ujarnya.
Menurut Konsultan Dinkes Balangan,
publikasi data tersebut bertujuan untuk mengevaluasi dan memperbaiki program, serta memastikan target penurunan stunting dapat tercapai.
“Diharapkan langkah ini mampu meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung upaya penanggulangan stunting yang lebih terarah dan terukur di Kabupaten Balangan,” pungkas Hendra Saputra.


