lenterakalimantan.com, KUALA KAPUAS – Di balik peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda), perhatian DPRD Kabupaten Kapuas justru tertuju pada dua hal krusial: kualitas sumber daya manusia aparatur dan pengelolaan anggaran yang dinilai masih perlu diperkuat.
Anggota DPRD Kapuas, Suprianto, menilai keberhasilan otonomi daerah tidak hanya ditentukan oleh luasnya kewenangan yang dimiliki, tetapi juga sejauh mana aparatur pemerintah mampu mengelola potensi dan menjalankan pelayanan publik secara profesional.
“SDM menjadi kunci. Kalau aparatur kompeten, pelayanan akan lebih efektif dan kepercayaan masyarakat ikut meningkat,” ujarnya, Senin (27/4).
Ia menegaskan, peningkatan kapasitas aparatur harus menjadi prioritas pemerintah daerah. Tanpa SDM yang memadai, berbagai program berpotensi tidak berjalan optimal meski telah direncanakan dengan baik.
Selain itu, Suprianto juga menyoroti pentingnya pengelolaan anggaran yang tepat sasaran. Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prinsip utama agar setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar berdampak bagi masyarakat.
“Anggaran harus dikelola secara efektif. Jangan sampai program ada, tapi manfaatnya tidak dirasakan masyarakat,” katanya.
Di sisi lain, ia mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan. Kolaborasi yang kuat dinilai mampu mempercepat realisasi program sekaligus meminimalisir hambatan di lapangan.
Suprianto juga mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Ia menilai digitalisasi menjadi langkah strategis agar pelayanan lebih cepat, transparan, dan mudah diakses.
Tak kalah penting, ia menekankan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pelosok. Menurutnya, keberhasilan otonomi daerah harus dirasakan secara menyeluruh, tidak hanya di pusat kota.
“Pembangunan harus adil. Masyarakat di desa juga berhak merasakan hasilnya,” tegasnya.
Melalui momentum Otda ini, ia berharap pemerintah daerah dapat berbenah, baik dari sisi SDM, tata kelola anggaran, maupun inovasi pelayanan, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kapuas secara merata.
Editor: Muhammad Tamyiz


