lenterakalimantan.com, BALIKPAPAN – Gubernur Kalimantan Timur, Dr H Rudy Mas’ud (Harum), menghadiri diskusi terbuka monitoring dan evaluasi Program Pendidikan Gratispol yang digelar secara daring di Universitas Balikpapan (Uniba), Selasa (14/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Harum menegaskan bahwa program Gratispol merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam memastikan akses pendidikan tidak lagi menjadi hambatan bagi masyarakat.
“Pendidikan bukanlah cost, melainkan investasi. Apa yang kita lakukan hari ini adalah investasi jangka panjang untuk menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.
Ia menambahkan, komitmen tersebut dijalankan secara serius dan berkelanjutan. Bahkan, Pemprov Kaltim menargetkan seluruh anak di daerah itu dapat mengakses pendidikan hingga jenjang doktoral (S3) secara gratis.
“Inilah arah besar yang sedang kita bangun bersama,” lanjutnya.
Secara keseluruhan, program Gratispol telah menjangkau sebanyak 48.675 mahasiswa dengan total anggaran mencapai Rp220,7 miliar. Capaian ini menunjukkan bahwa program tersebut tidak sekadar wacana, melainkan telah berjalan secara nyata dan bertahap.
“Kami akan terus hadir, bekerja, dan memastikan bahwa program Gratispol benar-benar menjadi solusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Gubernur Harum juga mengapresiasi Universitas Balikpapan yang dinilai berperan penting dalam pelaksanaan program tersebut. Ia menyebut forum diskusi terbuka menjadi ruang strategis untuk saling bertukar pandangan dan menyempurnakan kebijakan agar lebih tepat sasaran.
“Kegiatan ini menjadi tempat untuk saling mendengar dan memastikan kebijakan yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh pihak, baik perguruan tinggi, mahasiswa, maupun masyarakat, untuk terus bersinergi dan memberikan masukan konstruktif demi keberhasilan program.
“Terpenting program telah berjalan, dan kami pastikan akan terus diperbaiki agar semakin tepat sasaran, transparan, dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Kaltim,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Gubernur berharap Universitas Balikpapan dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi dunia kerja.
Sementara itu, Rektor Uniba, Dr M Isradi Zainal, menyampaikan bahwa program Gratispol telah dirasakan langsung oleh mahasiswa di kampusnya. Pada tahap pertama tahun 2026, bantuan disalurkan kepada 600 mahasiswa dengan nilai lebih dari Rp3,16 miliar.
“Pada tahap kedua telah disalurkan kepada 945 mahasiswa dengan nilai lebih dari Rp4,71 miliar,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penyerahan secara simbolis pengembalian kelebihan dana bantuan Gratispol oleh pihak Uniba kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Turut hadir Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Tinggi Dharma Wirawan Kaltim Dr H Rendi Susiswo Ismail, Karo Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim Dr Dasmiah, Ketua TP2G Prof Dr Bohari Yusuf, serta jajaran civitas akademika Uniba.


