lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut sukses menyelenggarakan rangkaian peringatan Hari Kartini ke-147 tahun 2026 dengan semarak.
Berlokasi di Balairung Tuntung Pandang pada Senin (20/4/2026), acara ini tidak sekadar seremoni, melainkan sebuah aksi nyata yang mengolaborasikan pelestarian budaya, kepedulian lingkungan, hingga pemberdayaan perempuan.
Salah satu daya tarik utama dalam rangkaian kegiatan ini adalah perlombaan busana adat.
Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Laut, Dian Rahmat, menegaskan bahwa konsistensi dalam menggelar lomba busana tradisional memiliki misi yang mendalam bagi kaum muda.
”Salah satunya adalah agar generasi kita, terutama Generasi Z dan Alpha, lebih mengenal kebaya daripada hanbok atau kimono,” ujar Dian.
Tema “Semangat Kartini Inspirasi Lintas Generasi” menurutnya bertujuan menghubungkan nilai perjuangan masa lalu dengan realita masa kini, karena pemahaman sejarah emansipasi sangat krusial bagi generasi penerus.
”Semangat emansipasi Kartini perlu terus diingatkan kepada generasi muda sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan yang penuh lika-liku,” tambahnya.
Berdasarkan laporan dari Maria Ulfah, selaku Ketua Pelaksana sekaligus Kepala Dinas DP3A P2KB Kabupaten Tanah Laut, tercatat sebanyak 28 peserta berpartisipasi dalam kompetisi busana tersebut.
Para peserta merupakan perwakilan dari TP PKK Kabupaten, TP PKK Kecamatan se-Tanah Laut, serta berbagai elemen yang bernaung di bawah Gabungan Organisasi Wanita (GOW).
Acara puncaknya pada 23 April mendatang yang akan diisi dengan Talk Show dan Seminar yang menghadirkan tokoh-tokoh berkompeten, di antaranya Dewi Motik, Hanafi, serta Putri Pariwisata Kalsel.
Maria juga menekankan bahwa momen puncak nanti menjadi bentuk penghormatan bagi para perempuan yang telah berdedikasi bagi kemajuan daerah.
”Momen tersebut juga diisi dengan penyerahan hadiah lomba dan penghargaan bagi tokoh wanita inspiratif Tanah Laut sebagai bentuk apresiasi,” tutupnya.
Editor: Rizki


