lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, menegaskan bahwa penunjukan direksi dan dewan pengawas (dewas) baru Perumda Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD) harus menjadi momentum pembenahan menyeluruh, khususnya dalam memperbaiki kondisi keuangan perusahaan.
Hal tersebut disampaikannya usai memimpin ekspose Laporan Tahunan Perumda PALD Tahun 2025 di kantor PALD, Banjarmasin Tengah, Senin (13/4/2026) sore.
Menurut Yamin, laporan yang dipaparkan masih menunjukkan sejumlah catatan penting yang harus segera ditindaklanjuti oleh jajaran manajemen baru. Ia menilai kondisi tersebut menjadi peringatan serius agar direksi dan dewas bekerja lebih optimal.
“Masih ada beberapa catatan yang harus segera diperbaiki. Ini menjadi sinyal bagi direksi dan dewas yang baru agar bekerja lebih serius dan tidak hanya sebatas administratif,” ujarnya.
BACA JUGA: Wali Kota Banjarmasin Tinjau Genangan di Pemurus Dalam
Ia menekankan pentingnya keterlibatan langsung manajemen dalam melihat kondisi di lapangan, terutama terkait persoalan lingkungan dan layanan kepada masyarakat.
“Jangan hanya bekerja di balik meja. Harus turun langsung, melihat persoalan yang ada, dan mencari solusi nyata,” tegasnya.
Selain itu, Yamin juga mendorong peningkatan kinerja pelayanan, khususnya dalam memperluas cakupan pelanggan yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami penurunan. Ia meminta langkah konkret, bukan sekadar rencana.
“Komitmen sudah dituangkan dalam pakta integritas. Artinya harus ada aksi nyata, termasuk memperluas jumlah pelanggan dan meningkatkan kualitas layanan,” katanya.
Tak hanya itu, ia turut menyoroti sejumlah aset milik Perumda PALD yang belum dimanfaatkan secara optimal. Menurutnya, optimalisasi aset menjadi salah satu kunci dalam memperbaiki kondisi keuangan perusahaan.
“Masih ada aset yang belum beroperasi. Ke depan harus dimaksimalkan agar memberi kontribusi terhadap kinerja perusahaan,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Perumda PerbeanahALD yang baru, Endani, menyatakan pihaknya siap menjalankan arahan tersebut dengan memperkuat strategi jemput bola serta meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat.
Ia menjelaskan, pihaknya akan fokus pada peningkatan jumlah pelanggan, optimalisasi aset yang belum terpakai, serta pengembangan rencana bisnis untuk mendorong pendapatan daerah.
“Kami akan lebih aktif melakukan jemput bola, memperluas layanan, serta mengembangkan potensi usaha yang dapat meningkatkan pendapatan di luar retribusi pelanggan,” ujarnya.
BACA JUGA: DPRD Banjarmasin Setujui Pembahasan Tiga Raperda Strategis Prakarsa Pemkot
Endani juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung keberlangsungan layanan pengelolaan air limbah, termasuk melalui peningkatan kesadaran akan pentingnya sanitasi dan lingkungan yang berkelanjutan.
“Partisipasi masyarakat sangat penting. Karena itu, sosialisasi akan terus kami tingkatkan agar kesadaran terhadap sanitasi semakin baik,” pungkasnya.
Sumber: MC BJM
Editor: Tim Redaksi


