lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI melalui tautan digital maupun media sosial.
Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Region 14 Banjarmasin, Bambang Indriatmoko menegaskan bahwa proses pengajuan KUR BRI tidak pernah dilakukan melalui tautan tidak resmi, akun pribadi, maupun pihak yang tidak memiliki hubungan dengan BRI.
“Seluruh proses pengajuan KUR hanya dilakukan melalui unit kerja resmi BRI dan diproses langsung oleh petugas resmi BRI,” ujarnya.
Ia menjelaskan, masyarakat dapat mengakses layanan pengajuan KUR melalui Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, BRI Unit, Teras BRI, AgenBRILink, maupun tenaga pemasar resmi BRI yang tersebar di berbagai daerah.
BRI juga menegaskan bahwa pengajuan KUR tidak dipungut biaya di awal. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap pihak yang menawarkan pencairan cepat dengan persyaratan tidak wajar maupun meminta sejumlah uang.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak memberikan data pribadi dan data perbankan yang bersifat rahasia kepada pihak mana pun, seperti PIN, password, kode OTP, maupun informasi pribadi lainnya.
“Setiap permintaan data rahasia nasabah dapat dipastikan merupakan indikasi penipuan. Masyarakat diharapkan selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi BRI,” kata Bambang.
Untuk memperoleh informasi yang benar dan terpercaya, masyarakat dapat mengakses layanan resmi BRI melalui kantor layanan terdekat, media sosial resmi BRI, situs resmi perusahaan, maupun layanan Contact BRI 14017 dan 1500017.
Menurut Bambang, BRI terus memperkuat edukasi literasi keuangan kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan terhadap maraknya berbagai modus penipuan digital yang mengatasnamakan lembaga perbankan.
“BRI berkomitmen meningkatkan keamanan layanan perbankan sekaligus memperkuat edukasi dan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus penipuan yang menyalahgunakan nama perusahaan,” pungkasnya.
Editor : Tim Redaksi


