lenterakalimantan.com, TANJUNG – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DSP3AP2KB) Kabupaten Tabalong menggelar bimbingan teknis (bimtek) penguatan jejaring dan layanan rujukan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), di Aula Barunak, Kelurahan Tanjung, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari TP PKK, KUA, pengelola Puspaga, konselor kecamatan dan desa, kader Bina Keluarga Remaja, hingga kader Posyandu.
Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, yang hadir sekaligus membuka kegiatan, menegaskan bahwa Puspaga merupakan pintu awal bagi masyarakat dalam memperoleh layanan konsultasi dan pendampingan permasalahan keluarga.
“Tidak semua persoalan dapat diselesaikan oleh Puspaga sendiri. Ada kalanya membutuhkan penanganan lanjutan yang melibatkan berbagai pihak, seperti sektor kesehatan, pendidikan, sosial, hingga perlindungan perempuan dan anak,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan jejaring layanan rujukan menjadi sangat penting untuk memastikan setiap keluarga mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat sesuai kebutuhan.
Ia berharap melalui bimtek ini, seluruh pihak dapat memiliki pemahaman yang sama terkait mekanisme koordinasi, komunikasi, serta sistem rujukan antarlembaga.
“Dengan sistem yang terintegrasi dan kolaboratif, pelayanan kepada masyarakat akan menjadi lebih efektif dan berkualitas,” katanya.
Wujudkan Sinergi Antarlembaga di Tabalong
Sementara itu, Kepala DSP3AP2KB Tabalong, Syam’ani, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antarlembaga dalam mewujudkan keluarga yang tangguh dan sejahtera di Tabalong.
“Kita ingin menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta membangun sistem rujukan yang lebih cepat, tepat, dan terpadu,” ujarnya.
Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Universitas Lambung Mangkurat, Pengadilan Agama, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta para psikolog profesional.
Editor: Rizki


