lenterakalimantan.com, TAMIANG LAYANG – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan (Plt Kadisdik) Kabupaten Barito Timur, Bunyamin, menyoroti pentingnya pemenuhan sarana dan prasarana sekolah sebagai penunjang utama proses belajar mengajar.
Menurutnya, ketersediaan fasilitas yang layak menjadi faktor penting dalam menciptakan kegiatan belajar mengajar (KBM) yang nyaman dan efektif bagi siswa maupun guru.
Hal tersebut disampaikannya saat berbincang santai dengan awak media, Kamis (2/7/2026).
Bunyamin mengungkapkan, masih terdapat sejumlah sekolah di Barito Timur yang sarana dan prasarananya belum memadai dan memerlukan perhatian serius dari pemerintah.
“Ada beberapa sekolah yang fasilitasnya belum lengkap. Ini tentu perlu kita dorong agar kegiatan belajar mengajar bisa berjalan dengan lebih baik,” ujarnya.
Ia bahkan menceritakan adanya laporan kondisi sekolah yang cukup memprihatinkan, seperti ditemukannya ular di dalam ruang kelas akibat plafon bangunan yang belum terpasang.
“Ada laporan di salah satu sekolah di Desa Lampung, Kecamatan Pematang Karau, ditemukan ular di ruang kelas karena plafonnya belum ada,” ungkapnya.
Di sisi lain, Bunyamin mengakui kebijakan efisiensi anggaran turut berdampak pada program pembangunan sarana dan prasarana pendidikan. Meski demikian, ia menegaskan pembangunan infrastruktur sekolah tetap harus menjadi prioritas.
“Kita tetap berupaya agar pembangunan sarana dan prasarana bisa terus berjalan, seiring peningkatan kualitas pendidikan,” katanya.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus mendorong pemerataan akses pendidikan melalui pengembangan sekolah menengah pertama satu atap (SMP Satap), terutama di wilayah desa yang jauh dari pusat kecamatan.
“Beberapa sudah kita buka, seperti di Desa Dayu, Kecamatan Karusen Janang, dan yang terbaru di Desa Pangkuan, Kecamatan Paku,” pungkasnya.
Editor: Rizki


