lenterakalimantan.com, TANJUNG – Penyalahgunaan Obat-obatan Tertentu (OOT) dinilai menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Karena itu, diperlukan sinergi seluruh pihak untuk mencegah dan menanganinya secara berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Tabalong, Hamida Munawarah, saat menghadiri Forum Konsultasi Publik (FKP) Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Tabalong, yang digelar di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, Rabu (20/5/2026).
Dalam sambutan tertulis Wakil Bupati Tabalong yang dibacakannya, ia mengapresiasi pelaksanaan forum tersebut sebagai langkah strategis dalam menjaga keselamatan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan obat.
“Penyalahgunaan obat-obatan tertentu merupakan persoalan serius yang berdampak luas, tidak hanya merusak kesehatan individu, tetapi juga mengancam masa depan generasi muda serta mengganggu keamanan dan kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui kolaborasi lintas sektor.
“Diperlukan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, hingga keluarga untuk meningkatkan pengawasan dan edukasi kepada masyarakat,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Tabalong, lanjutnya, berkomitmen untuk mendukung langkah preventif dan edukatif guna melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan obat.
Ia berharap melalui forum tersebut dapat terbangun komitmen bersama serta langkah konkret yang berkelanjutan dalam upaya pencegahan.
Forum Konsultasi Publik Balai POM di Tabalong turut dihadiri perwakilan Forkopimda dari empat kabupaten, yakni Tabalong, Hulu Sungai Utara, Balangan, dan Hulu Sungai Tengah.
Editor: Rizki


