lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong menggelar Sosialisasi dan Workshop Infrastruktur Data Spasial serta Simpul Jaringan Informasi Geospasial.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bapperida Tabalong digelar selama dua hari, dari 11 – 19 Mei 2026 di Hotel Fugo, Banjarmasin. Acara tersebut menghadirkan narasumber dari Kepala Bappeda Provinsi Kalsel, Suprapti Tri Astuti, serta tim dari Badan Informasi Geospasial (BIG), Annacletus Ari Daryoto.
Sosialisasi diikuti para Kepala SKPD lingkup Pemkab Tabalong dalam fungsinya sebagai produsen data, sementara kegiatan workshop diikuti oleh pejabat administrator, pejabat fungsional dan staf teknis sebagai pelaksana pengelola dan pengolahan data dan informasi geospasial di SKPD.
Hadir Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, yang sekaligus membuka acara tersebut. Ia mengatakan bahwa penguatan data geospasial menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, pelayanan publik yang tepat sasaran hanya dapat diwujudkan apabila pemerintah memiliki data yang valid, mutakhir, dan terintegrasi.
“Pembangunan dan pelayanan publik harus dilakukan dengan data yang akurat. Sehingga menjadi fondasi utama dalam pengambilan kebijakan agar program pemerintah benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya, Senin (18/5/2026).
Ia juga menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus memiliki komitmen bersama dalam penginputan, pembaruan, dan pengelolaan data sektoral secara berkelanjutan. Dengan data geospasial yang berkualitas, pemerintah daerah dapat meningkatkan ketepatan perencanaan pembangunan, efektivitas pelayanan, hingga percepatan pengambilan keputusan di berbagai sektor.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tabalong ingin membangun pemahaman bahwa pengelolaan informasi geospasial bukan hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendukung pelayanan publik yang lebih cepat, terukur, dan berbasis data.
Selain itu, penguatan data geospasial juga menjadi bagian dari persiapan Kabupaten Tabalong dalam menghadapi penilaian Geospasial Banua Award yang diselenggarakan Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan.
Target Kabupaten Tabalong adalah meningkat dari kriteria berkembang ke optimal, sehingga masuk ke dalam jajaran kriteria unggul.
Editor: Rizki


