lenterakalimantan.com, KOTABARU – Atlet taekwondo asal Kabupaten Kotabaru berhasil mengharumkan nama Kalimantan Selatan dengan meraih dua medali emas dan dua medali perunggu pada ajang International Gelora Taekwondo Indonesia Championship (IGTIC) 2026 yang digelar di UNY Indoor Stadium, Yogyakarta, pada 19-21 Juni 2026.
Kejuaraan bertaraf internasional tersebut diikuti sekitar 3.000 atlet dari lima negara, yakni Indonesia, Malaysia, Australia, Timor-Leste, dan Brunei Darussalam.
Salah satu atlet sekaligus pelatih Taekwondo Kotabaru, Tahta Syam Utama Persada, berhasil meraih medali emas pada kategori Prestasi Poomsae Master U-40 Putra. Selain berstatus atlet, Tahta juga merupakan guru olahraga di SMKN 1 Kotabaru.
“Alhamdulillah saya berhasil meraih medali emas pada kategori Prestasi Poomsae Master U-40 Putra. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan prestasi taekwondo di Kotabaru,” ujar Tahta.
Selain Tahta, tiga atlet binaannya juga berhasil menyumbangkan medali. M. Farhan meraih medali emas, sedangkan Given dan Ertha masing-masing membawa pulang medali perunggu.
Menurut Tahta, pencapaian tersebut merupakan hasil dari latihan yang dijalani secara konsisten setiap hari, baik fisik, teknik, maupun mental. Di sela aktivitasnya sebagai guru, ia juga rutin melatih para atlet di Dojang Ops Room Taekwondo Kotabaru.
“Kemenangan ini kami persembahkan untuk Provinsi Kalimantan Selatan, khususnya masyarakat Kabupaten Kotabaru. Kepada anak-anak yang berhasil meraih medali, teruslah berlatih dan jangan pernah berpuas diri,” katanya.
Ia menuturkan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan orang tua atlet, pemerintah daerah, serta berbagai pihak yang selama ini memberikan perhatian terhadap pembinaan olahraga di Kotabaru.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru, Ketua KONI Kotabaru, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru, serta Kepala SMKN 1 Kotabaru beserta jajaran guru yang telah mendukung proses pembinaan atlet.
“Medali yang kami bawa pulang menjadi bukti bahwa kerja keras, doa, dan dukungan semua pihak mampu membawa atlet daerah bersaing di tingkat internasional. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi generasi muda Kotabaru untuk berani bermimpi besar, bekerja keras, dan tidak mudah menyerah,” tutupnya.
Editor: Ikhsan Makkawali


