lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Tanah Laut, Dian Rahmat Trianto, menekankan pentingnya keseimbangan antara pendidikan akademik dan pembentukan karakter anak sejak usia dini.
Hal tersebut disampaikan Dian saat menghadiri acara Pelepasan dan Pentas Seni Akhir Tahun UPTD TK Negeri se-Kecamatan Takisung, Senin (22/6/2026), yang berlangsung di Rumah Makan Gunung Batilai.
Kegiatan tersebut juga menjadi ajang syukuran atas perubahan status tiga taman kanak-kanak (TK) di Kecamatan Takisung menjadi sekolah negeri, yakni UPTD TK Negeri Ranggang, UPTD TK Negeri 2 Benua Tengah, dan UPTD TK Negeri 1 Benua Tengah.
Menurut Dian, perubahan status menjadi negeri merupakan langkah positif dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini. Dengan dukungan regulasi dan kebijakan pemerintah, diharapkan satuan pendidikan dapat memberikan pelayanan yang semakin baik kepada peserta didik.
“Alhamdulillah, jika sudah negeri, ada beberapa aturan pemerintah yang dapat memberikan keuntungan bagi TK,” ujarnya.
Masa TK sebagai Golden Age Tumbuh Kembang Anak
Dian menjelaskan, masa taman kanak-kanak merupakan periode emas atau golden age dalam tumbuh kembang anak. Pada fase ini, perkembangan otak, fisik, serta karakter anak berlangsung sangat pesat sehingga membutuhkan pola pendidikan dan pengasuhan yang tepat.
“Pendidikan usia dini adalah masa yang sangat penting untuk perkembangan otak dan tumbuh kembang anak,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari nilai moral, akhlak, dan etika yang dimiliki anak.
“Pendidikan sangat penting, tetapi yang tidak kalah penting adalah adab, akhlak, dan etika. Ilmu akan lebih bermakna jika dibarengi dengan karakter yang baik,” pesannya.
Melalui kegiatan pelepasan tersebut, Bunda PAUD Tanah Laut berharap sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah terus diperkuat untuk mencetak generasi muda Tanah Laut yang cerdas, berkarakter, dan memiliki budi pekerti yang baik.
Editor: Rizki


