lenterakalimantan.com, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar Desk Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru, Senin (15/6/2026). Kegiatan strategis tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, di Aula Gawi Sabaratan.
Desk evaluasi ini bertujuan untuk menelaah dan menilai capaian Indikator Kinerja Kunci (IKK) pada setiap urusan pemerintahan yang telah dilaksanakan oleh seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) selama tahun anggaran 2025.
Dalam sambutannya, Sirajoni menyampaikan apresiasi atas kelancaran proses penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Kota Banjarbaru Tahun 2025 yang telah dimulai sejak awal Januari 2026.
“Kita patut bersyukur bahwa proses penyusunan dan pelaporan LPPD telah dilaksanakan sejak awal Januari 2026 dan berhasil disampaikan tepat waktu pada 31 Maret 2026,” ujarnya.
Atas capaian tersebut, Sekda memberikan penghargaan kepada tim penyusun LPPD serta seluruh perangkat daerah yang telah bekerja keras memenuhi target pelaporan nasional.
Menurutnya, desk evaluasi yang melibatkan Tim Evaluasi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini bukan sekadar formalitas untuk mengejar nilai atau peringkat semata. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk mengukur dan merefleksikan kinerja nyata pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sirajoni juga menyampaikan terima kasih kepada Tim Evaluasi Provinsi Kalimantan Selatan yang selama ini aktif memberikan pendampingan, pelatihan, serta arahan kepada Pemerintah Kota Banjarbaru dalam proses evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Ia menegaskan bahwa berbagai masukan dan rekomendasi yang diberikan tim evaluator akan menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah daerah untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Melalui desk evaluasi ini, seluruh perangkat daerah diharapkan semakin memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan kinerja pemerintahan yang efektif, akuntabel, transparan, serta berorientasi pada kebutuhan dan pelayanan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Kota Banjarbaru,” tutup Sirajoni.
Sumber: jong/MedCenBJB
Editor: Tim Redaksi


