lenterakalimantan.com, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru menyerahkan manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris Ketua RT dan pekerja rentan yang meninggal dunia. Penyerahan dilakukan di Rumah Dinas Wali Kota Banjarbaru, Kamis (4/6/2026) kemarin.
Penyerahan manfaat BPJS Ketenagakerjaan tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, kepada Yudi Saputra selaku ahli waris almarhum Dedy Saputra yang merupakan Ketua RT 02/RW 01 Kelurahan Landasan Ulin Timur. Selain itu, manfaat juga diserahkan kepada Nur Hilalia selaku ahli waris almarhum Hasan Purnama yang terdaftar sebagai pekerja rentan di RT 046/RW 003 Kelurahan Guntung Manggis.
Dalam kesempatan tersebut, Erna Lisa Halaby menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum dan berharap manfaat yang diberikan dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Ia menegaskan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat, khususnya pekerja rentan yang memiliki risiko kerja namun belum seluruhnya mendapatkan perlindungan yang memadai.
“Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat. Kami berharap manfaat yang diberikan dapat membantu keluarga yang ditinggalkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.
Program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Ketua RT dan pekerja rentan menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru dalam memberikan rasa aman serta perlindungan sosial kepada masyarakat.
Melalui program tersebut, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko kerja maupun risiko kematian.
Pemerintah Kota Banjarbaru juga terus mendorong perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan agar manfaat program jaminan sosial dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Dengan adanya perlindungan tersebut, para pekerja dan keluarganya diharapkan memiliki kepastian serta dukungan ekonomi ketika menghadapi musibah atau risiko yang tidak diinginkan.
Sumber: hfz/MedCenBJB
Editor: Tim Redaksi


