lenterakalimantan.com, PALANGKA RAYA — DPRD Kalimantan Tengah mendorong pemerintah daerah dan pemerintah pusat memperkuat sinergi dalam mempercepat penanganan wilayah blank spot atau daerah yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi.
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Okki Maulana, mengatakan pembangunan konektivitas menjadi kebutuhan strategis, terutama bagi wilayah pedalaman.
“Kita harapkan daerah-daerah bisa terhubung, tidak hanya dari sisi jalan, tetapi juga telekomunikasi,” ujarnya, Senin (20/7/2026).
Ia menjelaskan terdapat perbedaan pemahaman antara Diskominfo dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terkait definisi blank spot, namun bukan pada kondisi riil di lapangan.
“Perbedaannya ada pada definisi, bukan pada data atau kondisi sebenarnya,” jelasnya.
Menurut Okki, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi hambatan percepatan penanganan. Pemerintah pusat dan daerah harus tetap mengacu pada data yang sama agar penanganan lebih cepat dan tepat sasaran.
Ia menambahkan pemerataan akses telekomunikasi penting untuk membuka akses layanan publik, pendidikan, serta peluang ekonomi masyarakat.
“Konektivitas yang merata akan mempercepat pembangunan dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas,” tutupnya.
Editor: Rizki


