lenterakalimantan.com, PALANGKA RAYA — Mengawali tahun 2026, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, langsung menggeber agenda pembangunan daerah.
Usai menjalani pemulihan pascasakit, Agustiar mengumpulkan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyamakan langkah dan fokus pada program prioritas pemerintah provinsi.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna itu digelar di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Selasa (20/1/2026).
Agenda tersebut menjadi momentum penguatan kebersamaan seluruh jajaran perangkat daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan, khususnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Pertemuan ini untuk memperkuat kebersamaan kita dalam membangun Kalimantan Tengah. Insyaallah kami diberi kekuatan dan kesehatan untuk memimpin Kalteng,” ujar Agustiar dalam arahannya.
Ia menegaskan, di era keterbatasan anggaran, seluruh OPD dituntut untuk lebih cermat dan berhati-hati dalam perencanaan serta pelaksanaan program.
Inovasi tetap diperlukan, tapi harus dibarengi dengan kepatuhan terhadap aturan agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
“Ini zaman modern, kita harus berinovasi, tetapi tetap menjaga agar tidak terjaring masalah,” tegasnya.
Senada dengan itu, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menekankan pentingnya kerja sama yang solid antarperangkat daerah sepanjang 2026.
Ia optimistis, dengan pengelolaan yang tepat, anggaran yang terbatas tetap dapat dimaksimalkan untuk mendukung program-program prioritas.
“Kita bisa mengatur anggaran sedemikian rupa, terutama untuk mendukung program prioritas di Kalimantan Tengah,” kata Edy.
Ia juga mengingatkan agar kerja sama dengan pihak ketiga dilakukan secara hati-hati dan sesuai ketentuan hukum. Menurutnya, koordinasi yang baik dan komunikasi yang cepat menjadi kunci dalam mengantisipasi berbagai kendala.
“Dengan anggaran terbatas ini, kita harus lebih fokus. Koordinasi harus terus dijaga, masukan segera disampaikan agar antisipasi bisa dilakukan lebih cepat dan solusi dapat dirumuskan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung mengingatkan seluruh OPD agar setiap kebijakan dan langkah strategis dikonfirmasikan serta dikoordinasikan dengan pimpinan.
“Jalankan apa yang sudah diatur dan dituangkan dalam surat edaran,” katanya.
Editor: Rizki












