lenterakalimantan.com, RANTAU – PT Bhumi Rantau Energi (BRE) memperkuat dukungannya terhadap pengembangan sektor peternakan masyarakat Desa Lokpaikat, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembangunan Pendopo Kampung Ternak Sapi dan Rumah Kesehatan Hewan yang diresmikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapin, drh. M. Tri Asmoro, bersama Kepala Teknik Tambang PT BRE, Reo Arifan Chandra, Selasa (1/9/2026).
Selain fasilitas pendukung peternakan, PT BRE juga menyerahkan bantuan 20 ekor sapi indukan kepada kelompok tani ternak Desa Lokpaikat. Bantuan tersebut diharapkan dapat dikembangkan secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan populasi ternak sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapin, drh. M. Tri Asmoro, mengapresiasi kontribusi PT BRE dalam mendukung pengembangan peternakan di Desa Lokpaikat.
Menurutnya, pembangunan pendopo tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap peternak. Fasilitas itu juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat pertemuan sekaligus konsultasi bagi masyarakat terkait kesehatan hewan maupun persoalan pertanian dan peternakan.
“Sehingga pendopo ini nantinya dapat digunakan untuk tempat pertemuan, baik untuk konsultasi kesehatan hewan maupun konsultasi berbagai permasalahan pertanian dan peternakan lainnya yang dapat dikonsultasikan dengan kami dari Dinas Pertanian,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan fasilitas tersebut mampu memacu masyarakat, khususnya peternak sapi, untuk mengembangkan usaha peternakan secara lebih baik.
Terlebih, di Desa Lokpaikat juga telah tersedia pelayanan kesehatan hewan, termasuk pengobatan dan kawin suntik, sehingga mendukung pengembangan peternakan masyarakat.
Sementara itu, KTT PT BRE Reo Arifan Chandra mengatakan, sektor peternakan merupakan salah satu program dalam delapan pilar CSR PT Hasnur Group dan Padang Karunia Group, khususnya dalam pengembangan peternakan berkelanjutan.
“Untuk itu, peresmian pendopo dan rumah kesehatan hewan ini kita serahkan bersama fasilitas yang telah terbangun,” katanya.
Menurut Reo, fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, berkoordinasi, serta membahas berbagai persoalan peternakan.
Ia menegaskan, PT BRE tidak hanya berhenti pada pembangunan fasilitas dan penyerahan bantuan ternak. Perusahaan juga berkomitmen melanjutkan pendampingan melalui kerja sama dengan dinas terkait.
“Mudah-mudahan program ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat di sektor peternakan,” ucapnya.
Selain 20 ekor sapi indukan, PT BRE juga menyerahkan bantuan 100 sak semen untuk mendukung pembangunan Masjid Desa Lokpaikat.
Reo menambahkan, keberlanjutan program peternakan akan dilakukan melalui kolaborasi dengan Dinas Pertanian, terutama dalam aspek kesehatan hewan dan ketersediaan pakan.
Jika tersedia lahan pertanian, kata dia, masyarakat juga dapat memanfaatkannya untuk menanam rumput sebagai pakan ternak. Langkah tersebut penting untuk memastikan kebutuhan pakan tetap tersedia dan pengembangan ternak dapat berlangsung secara berkelanjutan.
“Dari sektor kesehatan, mungkin kita akan gandeng PPL dari Dinas Pertanian. Sehingga beberapa bulan sekali akan kita lakukan vaksin agar ternak kita selalu sehat,” pungkasnya.
Kepala Desa Lokpaikat, Zainudin, menyampaikan terima kasih kepada PT BRE atas dukungan yang diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.
“Dengan adanya rumah kesehatan hewan dan pendopo yang juga diberikan, semua akan kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Segala permasalahan nantinya dapat kita konsultasikan, baik dengan Dinas Pertanian maupun pihak terkait lainnya,” tambahnya.
Peresmian tersebut turut dihadiri Camat Lokpaikat Hj. Murniati, Guru Hasan, jajaran pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, Ketua BPD, Ketua BUMDes, serta kelompok tani ternak Desa Lokpaikat.


