lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Sebanyak 516 siswa Raudhatul Athfal (RA) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di bawah naungan Yayasan Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) se-Kalimantan Selatan (Kalsel) mengikuti prosesi wisuda yang berlangsung di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Sabtu (20/6/2026).
Wisuda yang diikuti peserta dari 31 lembaga pendidikan NU tersebut dihadiri Gubernur Kalsel, H Muhidin yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Rusma Khazairin. Para wisudawan berasal dari Kota Banjarmasin, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Tanah Laut.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Rusma Khazairin, Pemerintah Provinsi Kalsel menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah menuntaskan pendidikan pada jenjang masing-masing.
Menurutnya, wisuda bukan hanya seremoni kelulusan, tetapi menjadi penanda keberhasilan peserta didik dalam menyelesaikan satu tahapan pendidikan sekaligus langkah awal menuju jenjang yang lebih tinggi.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada anak-anak yang hari ini telah menyelesaikan tahap pendidikan dengan baik. Wisuda ini menjadi bukti atas kerja keras dan semangat belajar yang telah ditunjukkan selama ini,” ujarnya.
Rusma juga memberikan penghargaan kepada para guru dan tenaga pendidik di lingkungan Nahdlatul Ulama yang dinilai memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi muda. Ia menegaskan bahwa pendidikan usia dini dan pendidikan dasar merupakan fondasi utama dalam menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, serta tanggung jawab.
Menurutnya, lembaga pendidikan Ma’arif NU telah mampu memadukan pendidikan umum dan pendidikan agama secara seimbang dengan berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah. Melalui pendekatan tersebut, sekolah tidak hanya mencetak siswa berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang kuat.
Pemerintah Provinsi Kalsel, lanjutnya, meyakini bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kemajuan daerah di masa mendatang.
“Kami meyakini bahwa investasi terbaik untuk masa depan adalah membangun generasi muda yang berkualitas, berdaya saing, dan berkarakter kuat. Anak-anak yang diwisuda hari ini merupakan aset berharga yang kelak akan menjadi pemimpin, ulama, guru, pengusaha, maupun penggerak pembangunan di Banua,” tegasnya.
Di akhir sambutan, Rusma berpesan kepada para wisudawan agar terus menumbuhkan semangat belajar, menghormati orang tua dan guru, serta menjaga akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
“Teruslah belajar, raih cita-cita setinggi mungkin, dan jadilah pribadi yang bermanfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara,” pesannya.
Editor: Tim Redaksi


