lenterakalimantan.com, TANJUNG – Sebanyak 96 peserta National Championship 2 Tabalong Smart IKN Golden Triangle Time Rally 2026 menjelajahi Kabupaten Tabalong, Sabtu (20/6/2026).
Ajang bergengsi skala nasional ini sekaligus menjadi panggung unjuk gigi bagi Tabalong sebagai wilayah strategis gerbang depan Kalimantan Selatan (Kalsel), penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, didampingi Wakil Bupati, Habib M. Taufani Alkaf serta jajaran Forkopimda di halaman Kantor Bupati Tabalong sebagai titik utama keberangkatan.
Dalam sambutannya, Bupati Tabalong yang akrab disapa Haji Fani menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kesuksesan agenda nasional tersebut.
Memanfaatkan momentum kehadiran peserta dari berbagai daerah, Bupati turut mempromosikan kekayaan budaya serta karakteristik wilayah Tabalong.
“Nanti Bapak dan Ibu akan melintas di Kecamatan Upau. Di sana bisa melihat langsung kebudayaan suku Dayak yang masih asri. Sementara ke arah selatan, tepatnya di Kecamatan Kelua, didominasi oleh kebudayaan suku Banjar,” ujarnya.
Ia menambahkan, Tabalong memiliki paket wisata yang lengkap, mulai dari wisata alam hingga wisata religi.
“Untuk wilayah tengah sendiri merupakan pusat jasa ekonomi dan dunia usaha. Seperti itulah gambaran karakteristik Kabupaten Tabalong yang siap menyambut kemajuan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara, Muhammad Dzaky Makarim, melaporkan bahwa kejuaraan nasional tahun ini diikuti oleh 96 peserta yang terbagi dalam tiga kategori utama.
“Peserta terbagi atas 34 peserta kategori Kejurnas, 34 peserta kategori Eksekutif, dan 28 peserta kategori Fun Rally,” ungkapnya.
Para peserta berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, hingga perwakilan dari Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah.
Tabalong dan Posisinya yang Strategis sebagai Pit Stop Utama
Terpisah, Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalsel, Eddy Sudarmadi, menilai pemilihan Tabalong sebagai lokasi kegiatan sangat tepat karena posisinya yang strategis.
“Tabalong berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Timur. Posisinya krusial sebagai pit stop utama dalam jalur trans-Kalimantan,” ujarnya.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar tanpa kendala teknis maupun komplain dari para peserta.
Editor: Rizki


