lenterakalimantan.com, PULANG PISAU – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pulang Pisau, H. Ahmad Fadli Rahman, mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak sebagai upaya mencegah kenakalan remaja yang berpotensi berujung pada pelanggaran hukum.
Menurut Fadli, kenakalan remaja dapat dipengaruhi lingkungan pergaulan yang kurang baik. Karena itu, peran orang tua diperlukan untuk mendampingi anak sekaligus memastikan mereka berada dalam lingkungan yang positif, Rabu (22/7/2026).
“Pergaulan yang salah dapat membawa anak terlibat dalam berbagai tindakan yang melanggar hukum. Karena itu, pengawasan orang tua sangat penting,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kurangnya pengawasan terhadap aktivitas anak di luar rumah dapat meningkatkan risiko terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika, pergaulan bebas, serta perilaku negatif lainnya yang dapat berdampak pada masa depan mereka.
Selain mengawasi pergaulan secara langsung, Fadli juga menekankan pentingnya pendampingan terhadap penggunaan media sosial. Orang tua diharapkan membimbing anak agar bijak menggunakan platform digital dan memahami konsekuensi dari setiap aktivitas yang dilakukan di dunia maya.
Menurutnya, unggahan berupa status, foto, maupun video di media sosial perlu dilakukan secara bertanggung jawab karena dapat menimbulkan konsekuensi hukum apabila melanggar ketentuan yang berlaku, termasuk peraturan terkait informasi dan transaksi elektronik.
“Masih banyak yang belum memahami bahwa unggahan berupa status, foto, maupun video di media sosial dapat menimbulkan konsekuensi hukum apabila melanggar ketentuan yang berlaku,” katanya.
Politikus tersebut juga menilai pendidikan formal, nonformal, dan agama memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak. Dengan pendidikan dan pendampingan yang memadai, anak diharapkan mampu membedakan perilaku yang baik dan buruk serta mengambil keputusan secara bijak.
Fadli berharap orang tua dapat terus membangun komunikasi dengan anak, memberikan perhatian terhadap aktivitas sehari-hari, serta menanamkan nilai-nilai moral sebagai bekal menghadapi tantangan pergaulan dan perkembangan teknologi.
“Dengan pendampingan, pengawasan, dan pendidikan yang memadai, anak diharapkan mampu memilih lingkungan pergaulan yang positif serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.
Editor: Tim Redaksi


