lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) mendukung penguatan peran generasi muda dalam pelestarian lingkungan melalui kegiatan Green Camp Green Alpha Challenge yang digelar oleh PMI Kabupaten Tanah Laut.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu resmi ditutup di Villa Arissa, Kecamatan Bajuin, pada Minggu (5/7/2026). Penutupan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Tanah Laut, Ismail Fahmi, yang mewakili Bupati Rahmat Trianto.
Dalam kesempatan tersebut, enam peserta dengan inovasi terbaik menerima pendanaan untuk mengembangkan gagasan mereka di bidang lingkungan.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda, Rahmat Trianto menyampaikan apresiasi kepada PMI Kabupaten Tanah Laut, panitia, mitra, dan seluruh peserta yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari materi, diskusi, hingga kolaborasi selama pelaksanaan Green Camp, dapat menjadi bekal bagi peserta untuk menghadirkan aksi nyata di daerah masing-masing.
“Pendanaan yang diberikan hari ini bukan sekadar penghargaan, tetapi amanah yang harus diwujudkan melalui aksi nyata, terutama dalam upaya mengurangi risiko banjir dan menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Ismail.
Ia juga mendorong para peserta untuk terus mengembangkan kapasitas diri dan mempersiapkan diri sebagai calon pemimpin masa depan.
“Teruslah belajar dan melakukan aksi nyata. Lima atau sepuluh tahun ke depan, bukan tidak mungkin kalian yang akan menjadi pemimpin di daerah masing-masing,” pesannya.
Wadah bagi Relawan Muda PMI Mengembangkan Ide
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Tanah Laut, Syahrian Nurdin, menyampaikan bahwa Green Alpha Challenge menjadi wadah bagi relawan muda PMI untuk mengembangkan ide kreatif sekaligus mengampanyekan pelestarian lingkungan.
Ia mengungkapkan PMI Kabupaten Tanah Laut menjadi satu-satunya PMI tingkat kabupaten/kota di Indonesia yang memperoleh dukungan pendanaan dari Uni Eropa melalui program Youth Empowerment Fund yang dikelola Global Youth Mobilization bersama PMI Internasional.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi dan semangat relawan muda Tanah Laut mendapat pengakuan di tingkat internasional.
“Harapannya, program ini mampu melahirkan aksi nyata yang berdampak bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.
Editor: Rizki


