lenterakalimantan.com, TANAH BUMBU – Gerakan mencuci kaki ibu dimulai dari tingkat pendidikan dasar hingga menengah di Tanah Bumbu melalui Program Satu Desa Satu Masjid (SDSM).
Kegiatan ini dilaksanakan serentak selama safari Ramadan pertama di masing-masing masjid di Tanah Bumbu, termasuk di Masjid Al Ansor, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Simpang Empat, pada Kamis, 14 Maret 2024.
Inisiatif ini berdasarkan surat edaran Bupati Nomor B/100.3.4.2/1640 Disdik-Sekt Bup/III/ Tanggal 7 Maret 2024, tentang Gerakan Mencuci Kaki Ibu oleh Peserta Didik Melalui Program Kabupaten Tanah Bumbu Bersujud menuju Serambi Madinah.
Selain dilaksanakan selama bulan Ramadan, kegiatan ini juga akan diselenggarakan saat Hari Ibu, Hari Pendidikan Nasional, dan pada saat pelepasan siswa akhir sekolah dasar dan menengah.
Dalam pengamatan awak media, suasana sukacita dan kebanggaan terlihat, ditambah dengan kesedihan ketika air mata anak-anak mengalir saat mencuci kaki ibu mereka.
Ibu-ibu pun berdoa sembari mengelus kepala anak-anaknya, berharap agar kelak mereka menjadi anak yang saleh dan saleha serta berbakti kepada orang tua.
Catur Hariadi, Lurah Kampung Baru menjelaskan kepada awak media lenterakalimantan.com bahwa sekitar 50 anak mengikuti kegiatan ini. Mereka ke masjid Al Ansor bersama guru pendamping, karena anak-anak ini berasal dari sekolah di Kampung Baru dan tinggal dekat dengan masjid.
Cuci kaki ibu ini adalah salah satu Program Bupati Tanah Bumbu Abah Zairullah Azhar. Dalam momentum Ramadan, Abah Zairullah berharap adanya ikatan emosional yang kuat antara anak dan orang tua.
“ya ada hubungan romantis lah yang terjadi antara anak dan orang tua,” ucapnya.
Ia menegaskan, bahwa ibu adalah madrasah bagi anak-anaknya. Oleh karena itu, kegiatan mencuci kaki oleh anak kepada orang tuanya dilakukan untuk membentuk anak yang saleh dan saleha serta berbakti kepada kedua orang tua.
“Ya agar mereka nanti semakin dilancarkan rezekinya, selain itu mendapatkan keberkahan, makanya hal ini diniatkan dalam hatinya saat prosesi mencuci kaki orang tuanya,” tuturnya.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan keridhaan orang tua terhadap anak-anak mereka dan dengan doa-doa yang dilakukan semoga membawa arah yang lebih baik bagi anak-anak tersebut.
Catur Hariadi juga berharap bahwa melalui kegiatan mencuci kaki ibu ini, akan tercipta anak-anak yang berbakti kepada orang tua, karena keberkahan dan keridhaan Allah akan terwujud melalui bakti kepada orang tua.
“Semoga dengan ridho Allah ini, anak-anak kita dapat menjadi generasi terbaik dalam mewujudkan Tanah Bumbu sebagai serambi Madinah,” pungkasnya.


