lenterakalimantan.com, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian (DKUPP) merevitalisasi Pasar Bangkit Jangkung di Kelurahan Jangkung, Kecamatan Tanjung, Kalimantan Selatan.
Pasar yang berada di RT 5 tersebut resmi digunakan setelah diresmikan Bupati Tabalong HM Noor Rifani, Jumat (24/7/2026).
Revitalisasi dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemkab Tabalong membenahi pasar tradisional mingguan agar lebih layak, tertata, dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat.
Selain bangunan yang diperbarui, Pasar Bangkit Jangkung juga dilengkapi fasilitas WiFi gratis. Pasar tersebut tidak hanya difungsikan sebagai tempat aktivitas jual beli, tetapi juga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan.
Bupati Tabalong HM Noor Rifani meminta masyarakat ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun pemerintah daerah.
“Pemkab Tabalong sudah membangunkan pasar ini, jadi jaga baik-baik fasilitasnya. Pasar ini bisa digunakan untuk rapat, kegiatan budaya, resepsi perkawinan, permainan balogo, kegiatan keagamaan, pendidikan, dan lainnya,” kata HM Noor Rifani.
Menurutnya, keberadaan pasar yang representatif dapat menjadi ruang interaksi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga.
“Pokoknya bisa digunakan sebagai pusat interaksi positif. Jadi saya titipkan pasar ini agar dijaga bersama-sama,” ujarnya.
HM Noor Rifani mengatakan revitalisasi pasar juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan visi Tabalong Smart.
“Kami ingin mengubah citra pasar tradisional yang dulu becek dan kumuh menjadi pasar yang layak, tertata, dan representatif,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala DKUPP Tabalong, Soleh, mengatakan Pasar Bangkit Jangkung sebelumnya telah berdiri selama beberapa dekade, namun belum mendapat penataan dari pemerintah daerah.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan dilakukan revitalisasi.
“Sebelumnya pasar ini secara tradisional berdiri sendiri dan tidak ada pengelola. Saat kampanye, bupati berjanji akan membenahi pasar tradisional di desa dan kelurahan. Jadi sekarang janji kampanye itu telah ditepati,” terang Soleh.
Untuk pengelolaannya, Pasar Bangkit Jangkung diserahkan kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kelurahan Jangkung.
Soleh menjelaskan, KDKMP memiliki akta pendirian notaris sehingga dapat mengelola sejumlah kebutuhan pasar, termasuk kebersihan, retribusi, dan parkir.
Revitalisasi pasar tersebut mendapat respons positif dari pedagang. Salah seorang pedagang sayur, Firdaus, mengaku kini lebih nyaman berjualan dibandingkan sebelum pasar dibangun.
Sebelumnya, ia berjualan di sisi jalan dan harus menghadapi kondisi panas serta lingkungan yang kurang mendukung sehingga membuat dagangannya, terutama sayuran, lebih cepat layu.
“Sekarang kami berjualan di tempat teduh dan tidak becek. Jadi kami penjual dan pembeli kini merasa nyaman,” kata Firdaus.
Ia pun mengapresiasi Pemkab Tabalong yang telah membangun Pasar Bangkit Jangkung.
“Terima kasih Pak Bupati. Kini kami berjualan dengan nyaman, tempatnya teduh, hawanya dingin, tidak panas, sehingga sayuran tidak cepat layu,” ujarnya.


