lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Aliansi BEM se-Kalimantan Selatan kembali melakukan aksi bertajuk “Kalsel Lumpuh Jilid II” pada Jumat, (28/8/2026)
Sejumlah tuntutan disebut berkaitan dengan persoalan lingkungan, pelayanan publik, hingga hak masyarakat.
Salah satunya terkait udara sehat dan bebas karhutla. Mahasiswa menyoroti kondisi karhutla dan dampaknya terhadap masyarakat serta meminta adanya pertanggungjawaban pemerintah.
Selain itu, massa juga membawa tuntutan terkait kompensasi dan transparansi pemadaman PLN, termasuk kerugian akibat gangguan listrik. Tuntutan lainnya menyangkut hak BBM bersubsidi bagi masyarakat serta pengesahan RUU Perampasan Aset.
Mahasiswa menyebut aksi tersebut sebagai bentuk penyampaian aspirasi dan tuntutan atas sejumlah persoalan yang dinilai berdampak terhadap masyarakat Kalimantan Selatan.
Dalam poster seruan aksi, mereka juga menegaskan pesan, “Terima kasih TIDAK melayani rakyat dengan baik.”
Editor: Rizki


