lenterakalimantan.com, JAKARTA – Badan Pimpinan Pusat Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (BPP KAPMI) resmi menempati kantor sekretariat baru di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Peresmian tersebut sekaligus menjadi momentum konsolidasi organisasi dengan dikukuhkannya tiga tokoh sebagai pembina dan penasihat.
Tiga tokoh yang dikukuhkan yakni TB. Robby Budiansyah, S.T. sebagai Ketua Dewan Pembina, Tody Ardiansyah Prabu, S.H. sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina, serta Prof. Dr. Hj. Anna Mariana, S.H., M.H., M.B.A. sebagai Ketua Dewan Penasihat.
Ketua Umum BPP KAPMI, Muliansyah Abdurrahman, mengatakan kehadiran tiga tokoh tersebut diharapkan dapat memperkuat arah organisasi sekaligus memperluas jejaring KAPMI di tingkat nasional.
Menurutnya, pengalaman para pembina di bidang usaha, hukum, organisasi, dan akademik menjadi modal penting bagi KAPMI dalam membangun kapasitas kader serta merumuskan program yang relevan dengan kebutuhan pengusaha muda.
“Kami membutuhkan pembina yang tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga ikut mengawal kerja-kerja nyata KAPMI untuk pengusaha muda Indonesia,” ujar Muliansyah, didampingi Sekretaris Jenderal Muh. Rojak dan Bendahara Umum Alya Cahya.
Muliansyah menjelaskan, masing-masing tokoh memiliki latar belakang yang dinilai dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan organisasi.
TB. Robby Budiansyah merupakan pengusaha yang aktif dalam organisasi kepemudaan dan pengembangan sumber daya manusia. Pengalamannya di dunia usaha diharapkan dapat memperkuat orientasi kewirausahaan KAPMI sekaligus mendorong kader untuk berani mengembangkan bisnis.
Sementara Tody Ardiansyah Prabu yang berprofesi sebagai advokat dan memiliki pengalaman di bidang organisasi serta usaha properti diharapkan dapat memberikan perspektif dalam aspek hukum, advokasi, dan pengembangan usaha.
Adapun Prof. Dr. Hj. Anna Mariana merupakan akademisi yang memiliki pengalaman di bidang hukum, kebijakan publik, pemberdayaan masyarakat, dan dunia usaha. Kehadirannya diharapkan memperkuat basis keilmuan dan arah kebijakan organisasi.
Peresmian kantor sekretariat baru tersebut juga menjadi langkah awal BPP KAPMI dalam memperkuat fungsi organisasi. Kantor baru akan diarahkan menjadi pusat koordinasi, kaderisasi, inkubasi bisnis, sekaligus ruang bagi kegiatan advokasi dan pemberdayaan ekonomi.
KAPMI menegaskan komitmennya untuk menjadi wadah pengembangan pengusaha muda yang tidak hanya berorientasi pada dunia bisnis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pendidikan, ekonomi, dan pembangunan nasional.
Untuk memperluas dampaknya, BPP KAPMI akan mendorong sinergi antara pemuda, dunia usaha, kalangan profesional, akademisi, serta pemangku kebijakan.
Sejumlah program prioritas yang disiapkan antara lain penguatan kapasitas kader pengusaha, peningkatan literasi bisnis dan kebangsaan, pemberdayaan UMKM, serta pengawalan terhadap berbagai isu strategis perekonomian nasional.
“Dengan struktur baru dan dukungan para pembina serta penasihat, kami optimistis KAPMI dapat melahirkan kader-kader pebisnis yang maju, berilmu, berakhlak, dan berdaya untuk Indonesia,” pungkas Muliansyah.
Editor: Tim Redaksi


